Budi Arista Romadhoni
Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB
Daihatsu Gran Max di Pameran Khusus Kendaraan Niaga GIICOMVEC 2026. (Foto: SUARA.COM/Michele Alessandra)
Baca 10 detik
  • Pasar otomotif Jawa Tengah tumbuh 15,6 persen dan penjualan Daihatsu meningkat 38 persen pada Januari hingga Juli 2026.
  • Gran Max varian blind van menjadi penopang utama pertumbuhan karena tingginya kebutuhan logistik dan sektor usaha di wilayah tersebut.
  • Daihatsu memamerkan produk di GIIAS Semarang pada 30 September sampai 4 Oktober 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro.

Hal itu dilakukan melalui keikutsertaan Daihatsu dalam GIIAS Semarang 2026 yang berlangsung pada 30 September-4 Oktober 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang.

Dalam pameran tersebut, Daihatsu menghadirkan berbagai produk sekaligus program penjualan dan pembiayaan, termasuk program Gebyar Merdeka, paket tukar tambah, kredit khusus, diskon, hingga berbagai layanan bagi konsumen.

Daihatsu juga menawarkan benefit kepemilikan kendaraan hingga Rp6,9 juta serta program pembiayaan dengan bunga mulai 1,5 persen dan cashback sesuai ketentuan yang berlaku.

Budhy menegaskan, pameran tidak semata-mata diarahkan untuk mengejar surat pemesanan kendaraan (SPK), tetapi juga menjadi sarana bagi konsumen untuk mengenal produk dan teknologi kendaraan secara langsung.

"GIIAS tahun lalu on the spot 55 unit, tahun ini secara target hanya 65, tapi mungkin 80 unit bisa dicapai. Tapi GIIAS tidak hanya sekadar SPK, tapi servis customer untuk melihat fitur, teknologi," ujarnya.

Dengan pertumbuhan pasar yang masih positif, kendaraan niaga seperti Gran Max menunjukkan bahwa kebutuhan mobil baru di Jawa Tengah tidak hanya berasal dari mobilitas pribadi, tetapi juga dari aktivitas usaha dan distribusi barang.

Di tengah perubahan struktur biaya kendaraan akibat opsen pajak, pergerakan pasar tersebut menunjukkan konsumen tetap memiliki kebutuhan terhadap kendaraan yang dinilai sesuai dengan fungsi dan aktivitas ekonominya.

Load More