Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 21:03 WIB
Perwira Satgaswil Jateng Densus 88/Antiteror Polri Iptu Yusuf (paling kanan) usai sosialisasi “Dampak Bullying di Ruang Digital” di RT02/RW06 Perumahan Grand Tembalang Regency, Kota Semarang, Sabtu (10/10/2026). [Suara.com/Eka Setiawan]
Baca 10 detik
  • Densus 88/Antiteror Polri mencatat 52 anak di Jawa Tengah terpapar kekerasan online hingga awal Oktober 2026.
  • Iptu Yusuf mengungkapkan bahwa aktivitas online dan gim daring menjadi sarana paparan radikalisme serta kelompok teror.
  • Peningkatan kasus kekerasan digital ini mendorong pentingnya pengawasan aktif dari orang tua terhadap perilaku anak.

Ingin Orangtua Aktif Awasi Perilaku Anak

Di depan warga GTR Kota Semarang, Iptu Yusuf mengajak semuanya terutama para orangtua untuk rutin dan aktif mengawasi perubahan perilaku anaknya.

Jika terdapat kebiasaan yang berubah, seperti; lebih sering mengurung diri, asosial, lebih banyak aktivitas online, orangtua perlu melakukan pendekatan lebih intens ke anak-anaknya.

Meskipun sudah ada kerjasama dengan Pemprov Jateng – Psikolog termasuk kepolisian tingkat resor maupun daerah, Iptu Yusuf menyebut orangtua memegang peran krusial untuk pencegahan dini.

Ketua RT02/RW06 Bale Amarta Perumahan GTR Kota Semarang Edy Warsito mengamini dewasa ini banyak terjadi insiden bullying di kalangan pelajar. Itu yang membawanya, bersama kelompok PKK setempat, aktif melakukan sosialisasi, mendatangkan narasumber kompeten agar warga mendapat pengetahuan maupun informasi lebih banyak akan fenomena ini.

Senada, Ketua RW06, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Khusnul Hidayat mengatakan di wilayahnya juga banyak aktivitas mahasiswa mengingat banyak kampus di sana. Aktivitas ini juga tak bisa lepas dari ruang digital.

“Kami sangat apresiasi kegiatan seperti ini, mudah-mudahan di Bulusan khususnya di Grand Tembalang Regency, ketika ada fenomena seperti itu, warga juga bisa cepat merespons, merangkul, atas dampak daripada teknologi tadi,” tandasnya. 

Kontributor : Eka Setiawan

Baca Juga: Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Load More