- BMKG memprakirakan hujan ringan mengguyur Kota Semarang pada hari Senin, tanggal 12 Oktober 2026 mendatang.
- Prakirawan BMKG bernama Afif menyampaikan potensi cuaca tersebut melalui kanal YouTube resmi BMKG di Jakarta.
- Warga pesisir Jawa Tengah diminta mewaspadai banjir rob serta gelombang tinggi di beberapa perairan tertentu.
SuaraJawaTengah.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan berpotensi mengguyur Kota Semarang pada Senin (12/10/2026). Masyarakat di Ibu Kota Jawa Tengah diimbau memperhatikan perkembangan cuaca saat beraktivitas di luar ruangan.
Prakirawan BMKG Afif menyampaikan, hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk Semarang, Jakarta, dan Bandung.
Informasi tersebut disampaikan Afif melalui video prakiraan cuaca yang dipantau dari kanal YouTube BMKG, Senin pagi.
Selain potensi hujan ringan, BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kemungkinan perubahan kondisi cuaca. Meski cuaca kering masih mendominasi secara umum, hujan lebat tetap berpotensi terjadi secara lokal di sejumlah wilayah.
Karena itu, masyarakat di Semarang disarankan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca dan memantau informasi terbaru dari kanal resmi BMKG.
Warga Pesisir Jateng Diminta Waspadai Rob
Di sisi lain, BMKG juga mengingatkan masyarakat pesisir untuk mewaspadai potensi banjir pesisir atau rob. Berdasarkan informasi prakiraan yang disampaikan, potensi rob mencakup sejumlah wilayah pesisir Indonesia, termasuk pesisir Jawa Tengah.
Masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan pesisir diimbau memperhatikan kondisi pasang air laut. Langkah antisipasi diperlukan agar aktivitas sehari-hari, terutama yang berkaitan dengan transportasi dan kegiatan ekonomi di kawasan pantai, dapat disesuaikan dengan kondisi perairan.
BMKG juga meminta nelayan dan pengguna transportasi laut mewaspadai potensi gelombang tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia barat Aceh hingga Lampung serta Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Barat.
Baca Juga: Sebelum Proyek Giant Sea Wall Dimulai, Pemerintah Bersiap Tanam Mangrove Massal di Demak
Peringatan tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan, terutama ketika kondisi laut berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan yang masih dapat terjadi di tengah kondisi cuaca kering di sejumlah wilayah.
BMKG mengimbau masyarakat agar menyesuaikan perjalanan dan aktivitas dengan perkembangan cuaca serta mengikuti informasi resmi untuk memperoleh pembaruan prakiraan dan peringatan dini.
Bagi warga Semarang, informasi mengenai potensi hujan ringan dapat menjadi pertimbangan dalam merencanakan kegiatan harian. Sementara itu, masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah perlu memperhatikan informasi pasang air laut dan potensi rob sesuai kondisi setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
BMKG Prediksi Semarang Diguyur Hujan Ringan, Pesisir Jateng Waspadai Rob
-
Listrik Jateng Surplus 2.800 MW, WALHI Pertanyakan Urgensi PLTP Gunung Ungaran
-
500 Relawan BRI Peduli Bergerak Jaga Kebersihan di Tengah Gelaran MotoGP Mandalika 2026
-
Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Kepala di Semarang, Polisi Selidiki Dugaan Tawuran
-
Empat Tahun Berturut-turut, BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia Versi Brand Finance