Budi Arista Romadhoni
Senin, 12 Oktober 2026 | 18:17 WIB
Ilustrasi kebakaran di Pati yang menewaskan balita. [Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Kebakaran rumah terjadi di Desa Growong Lor, Pati, pada Minggu, 11 Oktober 2026 malam.
  • Balita dua tahun meninggal dunia di RSUD Soewondo setelah mengalami luka bakar hingga sembilan puluh persen.
  • Api diduga berasal dari obat nyamuk bakar di dalam kamar saat korban ditinggal orang tuanya sebentar.

Plt Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Juwana, Ipda Darmawan, menjelaskan bahwa ketika ibu korban kembali, api sudah membesar. Saat itu, keluarga tidak lagi mendapati kondisi rumah seperti semula.

“Ibunya pulang sudah terbakar. Terus ada tetangganya yang melihat terus ya menghubungi dari kelurahan desa, Bhabinkamtibmas, terus datang dipadamkan oleh mobil pemadam kebakaran dari Pati,” kata Darmawan saat dihubungi pada Senin (12/10/2026).

Korban Ditemukan di Dalam Kamar

Warga Desa Growong Lor saat sedang menunjukkan TKP kebakaran yang merenggut nyawa balita. [Suara.com/Singgih Tri]

Di tengah upaya warga memadamkan api, perhatian utama tertuju pada keberadaan balita yang masih berada di dalam rumah. Menurut penuturan Yulian, saat proses evakuasi, korban ditemukan di dalam kamar dalam posisi merangkak di lantai.

Ruangan tersebut dalam keadaan gelap dan dipenuhi asap. Kondisi itu membuat situasi penyelamatan menjadi semakin sulit. Korban kemudian dievakuasi oleh ayahnya bersama kerabat untuk mendapatkan pertolongan medis.

Luka bakar yang dialami korban tergolong sangat serius. Darmawan menyebut korban sempat dibawa ke RSUD Soewondo Pati, tetapi akhirnya meninggal dunia.

“Saat dibawa ke rumah sakit Soewondo, luka bakar kurang lebih 80 persen. Meninggal dunia. Terus tadi malam dimakamkan,” ungkapnya.

Kepala Desa Growong Lor, Narjo, mengatakan sumber api sementara diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang menyulut bahan mudah terbakar di dalam kamar korban.

“Berdasarkan dugaan sementara, sumber api penyebab kebakaran berasal dari obat nyamuk bakar di dalam kamar. Obat nyamuk itu diduga menyulut bahan mudah terbakar yang berada di dalam kamar korban,” kata Narjo saat ditemui di lokasi kejadian.

Baca Juga: Listrik Jateng Surplus 2.800 MW, WALHI Pertanyakan Urgensi PLTP Gunung Ungaran

Meski demikian, Narjo menegaskan bahwa keterangan tersebut masih berupa dugaan awal. Kepastian mengenai sumber api dan rangkaian penyebab kebakaran tetap membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Dua Armada Damkar Dikerahkan

Infografis kebakaran di Pati yang menewaskan balita. [Dok Suara.com/AI]

Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kabupaten Pati, Dwi Prasetyo, membenarkan adanya kebakaran yang melanda rumah milik Purwanto di Desa Growong Lor RT 02/RW 03, Kecamatan Juwana.

Petugas mengerahkan dua armada pemadam kebakaran untuk menangani kejadian tersebut. Personel yang terlibat meliputi petugas Damkar Pati, TNI, Polri, serta masyarakat setempat.

Dwi melaporkan korban mengalami luka bakar sekitar 90 persen. Sementara itu, kerugian materi akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp15 juta.

Api dilaporkan melahap kamar tempat korban tidur, sedangkan bagian rumah lainnya tidak terbakar habis. Meski kerusakan bangunan dapat dihitung, kehilangan nyawa seorang anak berusia dua tahun menjadi dampak paling berat dari peristiwa tersebut.

Load More