Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:22 WIB
sampai kapan cuaca panas di Indonesia (wirestock/Freepik)
Baca 10 detik
  • Stasiun Meteorologi Ahmad Yani memprakirakan cuaca Kota Semarang cerah berawan dengan suhu mencapai 37 derajat Celsius pada 17 Oktober 2026.
  • Wilayah Jawa Tengah secara umum berpotensi mengalami hujan ringan tidak merata pada sore hingga malam hari di daerah pegunungan.
  • BMKG mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan di tengah berlangsungnya musim kemarau.

SuaraJawaTengah.id - Cuaca di Kota Semarang diprakirakan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada Sabtu (17/10/2026). Meski pagi hari relatif cerah, suhu udara di Ibu Kota Jawa Tengah tersebut berpotensi mencapai 37 derajat Celsius pada siang hari.

Berdasarkan prakiraan cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Jenderal Ahmad Yani Semarang, cuaca cerah hingga cerah berawan diperkirakan berlangsung pada pagi hingga siang hari. Sementara itu, pada sore hingga awal malam, kondisi cuaca diprakirakan berubah menjadi cerah berawan hingga berawan.

Suhu udara di Kota Semarang diprediksi berkisar antara 27–37 derajat Celsius, dengan kelembapan udara sekitar 35–75 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.

Sebelumnya, berdasarkan pengamatan di Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani Semarang pada pukul 05.00 WIB, kondisi cuaca terpantau cerah berawan. Suhu udara tercatat 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 77 persen. 

Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 3 kilometer per jam.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, terutama pada siang hari, diimbau untuk mengantisipasi kondisi udara panas dengan mencukupi kebutuhan cairan dan menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari.

Sejumlah Wilayah Jateng Berpotensi Hujan Ringan

Sementara itu, cuaca di wilayah Jawa Tengah secara umum diprakirakan cerah hingga cerah berawan pada pagi sampai siang hari. Namun, pada sore hingga awal malam, terdapat potensi hujan ringan yang tidak merata, terutama di wilayah pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi musim kemarau yang masih berlangsung di sejumlah wilayah.

Baca Juga: Tugu Muda Kembali Jadi Saksi, Semarang Hidupkan Pertempuran Lima Hari 1945

Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang di perairan utara Jawa Tengah diprakirakan berkisar 0,5–1,25 meter. Adapun tinggi gelombang di perairan selatan Jawa Tengah diperkirakan mencapai 0,5–2,5 meter.

Prakiraan cuaca tersebut berlaku pada 17 Oktober 2026 pukul 07.00–19.00 WIB, berdasarkan informasi Stasiun Meteorologi Kelas II Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Load More