Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:14 WIB
Suasana Gathering BRILINKERS Branch Office (BO) Semarang Ahmad Yani di Gedung BRI Semarang, Sabtu (17/10/2026).
Baca 10 detik
  • Paguyuban BRILINKERS BO Semarang Ahmad Yani mengadakan gathering pada Sabtu (17/10/2026) untuk memperluas usaha dan pengetahuan agen.
  • Acara tersebut memperkenalkan berbagai produk mitra seperti asuransi, Bank Raya, BPJS Ketenagakerjaan, dan Pegadaian guna menambah pendapatan agen.
  • Komunitas agen juga berfungsi sebagai wadah berbagi pengalaman, solusi kendala operasional, serta mempererat silaturahmi antar anggota.

Ketua Paguyuban BRILINKERS A. Yani, Anik Sugiarti, mengatakan komunitas yang dipimpinnya memiliki sekitar 840 anggota. Gathering tersebut menjadi salah satu wadah bagi para agen untuk mempererat hubungan sekaligus bertukar pengalaman dalam menjalankan usaha.

Menurut Anik, setiap agen memiliki jenis usaha dan pengalaman yang berbeda. Melalui komunitas, anggota dapat saling berbagi pengetahuan, mulai dari cara mengembangkan layanan hingga pengalaman mengelola usaha.

“Yang pertama itu silaturahmi. Teman-teman punya usaha berbeda-beda, jadi bisa tukar-tukaran pengalaman untuk menambah pengetahuan. Misalnya, ada yang belum tahu cara menjalankan layanan tertentu, nanti bisa diberi tahu bagaimana proses dan pendaftarannya,” jelas Anik.

Ia mencontohkan, pertukaran pengalaman juga dapat membantu anggota yang ingin mengembangkan usaha baru.

Menurutnya, komunitas tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul, tetapi juga menjadi ruang saling membantu ketika anggota menghadapi kendala operasional.

Salah satu tantangan yang dihadapi agen adalah kebutuhan likuiditas atau ketersediaan uang tunai untuk melayani transaksi nasabah. Ketika saldo atau kas seorang agen tidak mencukupi, anggota lain terkadang membantu melalui kesepakatan pinjaman sementara.

“Kalau kas teman habis, kadang kita punya teman yang bisa dimintai tolong. Misalnya, ada transaksi mendadak malam hari sementara uang di rekening kurang. Kita bisa saling membantu dan biasanya dikembalikan setelah agen tersebut melakukan setor tunai keesokan harinya,” ungkapnya.

Agen BRILink Dinilai Dekat dengan Masyarakat

Anik menjelaskan, transaksi yang banyak dilayani agen BRILink antara lain transfer antarbank maupun sesama bank. Menurutnya, keberadaan agen memberikan alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan layanan transaksi dengan suasana lebih santai dan dekat.

Baca Juga: Suhu Semarang Diprakirakan Tembus 36 Derajat, Warga Perlu Antisipasi Cuaca Siang Hari

Ia menilai hubungan antara agen dan pelanggan tidak sebatas transaksi, tetapi juga terbangun melalui interaksi sehari-hari.

“Kalau di agen, masyarakat bisa langsung dilayani. Kadang sambil bercanda seperti keluarga sendiri. Kalau di bank mungkin suasananya lebih tegang, sedangkan di agen bisa lebih santai,” katanya.

Memasuki tahun kedua keberadaan Paguyuban BRILINKERS A. Yani, Anik berharap BRI terus memberikan pendampingan dan dukungan kepada para agen.

Ia mengapresiasi adanya fasilitas pertemuan dan ruang komunikasi yang memungkinkan para agen saling terhubung. Menurutnya, dukungan tersebut membuat anggota merasa tidak berjalan sendiri dalam mengembangkan usaha.

Selain pendampingan, Anik juga menyoroti persoalan keamanan transaksi, khususnya risiko penipuan yang dapat merugikan agen.

Ia berharap laporan dugaan penipuan yang disampaikan agen dapat ditindaklanjuti secara cepat, termasuk kemungkinan pemblokiran rekening yang terindikasi digunakan pelaku, sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Load More