- DP3AKB Jawa Tengah mencatat 85 korban dari 22 kasus kekerasan pesantren selama Januari hingga Maret 2026.
- Pemerintah mendorong pesantren memperkuat pengawasan, prosedur operasional, saluran pengaduan, dan pendampingan korban secara sistematis.
- Kemenag Jawa Tengah menyatakan siap mendampingi ribuan pesantren untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman bagi santri.
Santri Didorong Berani Melapor
Upaya pencegahan juga mendapat perhatian dari kalangan santri yang mengikuti sarasehan. Rafifah Raisa Rabani, santri SMP Al Irsyad Kota Tegal, mengapresiasi kegiatan tersebut karena membantu peserta memahami bahwa kekerasan tidak hanya berbentuk fisik.
"Harapannya tidak ada lagi kekerasan yang dilakukan antarsantri maupun oleh tenaga pendidik," tuturnya.
Santri Pondok Pesantren Al Munawaroh Margadana Kota Tegal, Muhammad Brayen, menambahkan bahwa edukasi tersebut mendorong para santri untuk mengingatkan sesama ketika menemukan praktik perundungan.
Dalam kegiatan itu, para santri juga aktif mengajukan pertanyaan mengenai upaya mencegah perundungan di lingkungan pesantren masing-masing.
Penguatan pencegahan diharapkan dapat membuat santri lebih memahami bentuk-bentuk kekerasan, mengetahui cara melapor, dan memperoleh perlindungan ketika mengalami atau menyaksikan tindakan tersebut.
Dengan melibatkan santri, pengasuh, tenaga pendidik, serta pemerintah, upaya membangun pesantren ramah anak di Jawa Tengah diharapkan tidak berhenti pada sosialisasi. Penguatan sistem pengaduan, pengawasan, dan pendampingan menjadi bagian penting agar pesantren benar-benar menjadi ruang belajar yang aman bagi seluruh santri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kekeringan Jateng Belum Usai, Purworejo Catat 172 Hari Tanpa Hujan
-
22 Kasus Kekerasan di Pondok Pesantren Jateng Catat 85 Korban, Pencegahan Jadi Sorotan
-
Semarang Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Jateng Berpotensi Hujan Ringan
-
Divonis 8,5 Tahun Penjara, Sudewo Sebut Ada Intervensi Politik
-
Sudewo Melawan! Tolak Vonis 8,5 Tahun Penjara dan Siapkan Banding