Viral Khotbah Idul Fitri Ditinggal Jemaah, Ini Penjelasan Camat Trucuk

Chandra Iswinarno
Viral Khotbah Idul Fitri Ditinggal Jemaah, Ini Penjelasan Camat Trucuk
Tangkapan layar Instagram akun @m.bahrunnajach. [Instagram]

Camat Trucuk Bambang Haryoko membenarkan kejadian tersebut terjadi di wilayahnya. Namun, ia memastikan permasalahan tersebut langsung diselesaikan.

Suara.com - Beredar video jemaah Salat Idul Fitri 1440 Hijriah yang ramai-ramai membubarkan diri setelah mendengar ceramah dari khatib.

Peristiwa yang terjadi di Lapangan Desa Gaden Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten Jawa Tengah tersebut menjadi viral di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Camat Trucuk Bambang Haryoko angkat bicara terkait adanya video viral khotbah yang ditinggal jemaah usai salat Idul Fitri beberapa waktu lalu. Bambang membenarkan kejadian tersebut terjadi di wilayahnya. Namun, ia memastikan permasalahan tersebut langsung diselesaikan.

"Setelah kejadian itu kami bersama pihak terkait seperti FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) dan pihak lainnya sudah mengundang khatib yang bersangkutan. Dan sang khatib sudah meminta maaf," jelas Bambang saat dihubungi Suara.com via telepon, Rabu (12/6/2019).

Lebih lanjut, Bambang menyampaikan, selain itu sang khatib yang diketahui bernama Widodo tersebut juga sudah membuat surat pernyataan. Surat tersebut sebagai bentuk permintaan maaf dan tidak akan melakukan hal itu lagi.

"Yang bersangkutan juga sudah membuat surat pernyataan mengakui kesalahan. Dan dia juga mengakui salah menyampaikan pada situasi yang tidak tepat," ucapnya.

Bambang juga menyayangkan kejadian tersebut. Terlebih kejadian tersebut terjadi saat momen salat Idul Fitri. Menurutnya, khotbah yang disampaikan kepada jemaah tidak harus menyangkut dengan permasalahan politik. Meski begitu, Bambang memastikan Widodo bukanlah pendukung salah satu paslon capres.

"Dia bukanlah pendukung salah satu paslon. Pak Widodo itu aktif dalam kegiatan di kegiatan masjid. Dia juga Ketua takmir masjid di seluruh Desa Gaden," pungkasnya.

Untuk diketahui, viralnya video jemaah Salat Idul Fitri 1440 Hijriah yang ramai-ramai membubarkan diri setelah mendengar ceramah dari khatib tersiar luas di media sosial. Pasalnya, ceramah tersebut dinilai bermuatan politik.

Aksi jemaah membubarkan diri tersebut terjadi di Lapangan Desa Gaden, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada Rabu (5/6/2019). Dalam video berdurasi singkat tersebut, tampak jemaah berbondong-bondong membereskan sajadah yang mereka gelar di masjid. Saat itu, sang khotib belum selesai berceramah. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @m.bahrunnajach.

Kontributor : Ari Purnomo

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS