Kongres PDIP Dipercepat, Ketua DPD Jateng: Agar Partai Solid Kawal Jokowi

Chandra Iswinarno
Kongres PDIP Dipercepat, Ketua DPD Jateng: Agar Partai Solid Kawal Jokowi
Rakerda DPD PDIP Jateng di Panti Marhaen Semarang, Sabtu (22/6/2019). [Suara.com/Adam Iyasa]

Bambang menyebut, keorganisasian partai yang terbentuk melalui kongres berfungsi mengawal pemerintahan Jokowi hingga lima tahun mendatang.

Suara.com - Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Wuryanto menyatakan percepatan pelaksanaan Kongres V PDI Perjuangan, tak bermaksud mendahului keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang masih menggelar sidang sengketa hasil Pemilu 2019.

Sebelumnya, Kongres PDI Perjuangan V rencananya digelar di Pulau Bali pada akhir tahun 2019, namun kemudian dimajukan menjadi 8 Agustus 2019.

"Tren kemenangan (di MK) iya. Atas estimasi itu, Kongres dipercepat. Jadi saat Presiden dilantik dan membentuk kabinet, keorganisasian partai sudah pararel dengan terbentuknya organisasi pemerintahan," kata Bambang, disela Rakerda DPD PDIP Jateng, di Panti Marhaen Semarang, Sabtu (22/6/2019).

Bambang menyebut, keorganisasian partai yang sudah terbentuk melalui kongres berfungsi mengawal pemerintahan kepemimpinan Jokowi lima tahun mendatang.

"Kongres dipercepat agar partai solid dalam mengawal pemerintahan Jokowi," tuturnya.

Lantaran itu, DPD PDIP Jateng sebelum kongres akan menggelar Konfercab dan Konferda untuk menyusun kepengurusan internal DPD sekaligus merekrut para calon ketua DPC.

"Prosesnya dimulai dengan rapat anak cabang di level PAC untuk menjaring aspirasi. Baik terkait program kepartaian, sekaligus merekrut para calon ketua DPC," katanya.

Nama-nama calon ketua DPC tersebut akan dibawa DPD kepada DPP, selanjutnya akan ditetapkan. Penilaiannya berupa indikator evaluasi kinerja hasil elektoral masing-masing DPC pada Pemilu 2019.

"Nama-nama Ketua DPC yang menjadi pilihan DPP akan diumumkan pada Konfercab yang akan digelar 14 Juli 2019 nanti," ujarnya.

Sementara itu, dalam pemilihan calon ketua DPC, DPD Jateng akan menitikberatkan pada keputusan demokrasi terpimpin partai, tidak mengunakan voting. Ketua DPC yang kinerjanya bagus dalam elektoral kemungkinan besar akan terpilih kembali.

"Standar DPP minimal 20 persen elektoral, pada Pemilu 2019 ada 7 DPC yang suaranya naik menjadi lebih dari 20 persen. 3 DPC suaranya naik tapi belum diatas 20 persen," katanya.

DPC yang perolehan suaranya turun seperti di Kabupaten Batang, Jepara, dan Kudus. Sehingga di Pileg 2019, meski PDI Perjuangan di Jateng mendapatkan suara 30 persen, masih ada 6 DPC yang perolehan suaranya dibawah 20 persen.

Kontributor : Adam Iyasa

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS