'Ritual' Khusus Peternak Brebes Agar Hewan Kurban Gemuk dan Sehat

Dengan 'ritual' khusus itu, para peternak bisa menambah bobot hewan sehingga menjadi lebih gemuk dan menarik

Bangun Santoso
Senin, 29 Juli 2019 | 12:44 WIB
'Ritual' Khusus Peternak Brebes Agar Hewan Kurban Gemuk dan Sehat
Ilustrasi sapi kurban

SuaraJawaTengah.id - Hari raya Idul Adha jadi momen sibuk bagi para peternak hewan kurban di Desa Sisalam, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Para peternak mempersiapkan kondisi kesehatan hewan peliharaannya untuk dijual. Mereka menjaga agar hewan ternak peliharaan mereka tetap gemuk, sehat, dan berkualitas.

Hal inilah yang dilakukan salah satu peternak sapi di Brebes bernama Idi Fitriyadi (51). Ia sengaja membuat ramuan jamu untuk diberikan ke sapi peliharaannya. Alasannya agar sapi miliknya terlihat sehat, bugar dan berkualitas.

"Ramuan (jamu) saya berikan tiap pagi dan sore hari. Saya bikin sendiri," kata Idi, Senin (29/7/19).

Ia mengaku, pemberian ramuan jamu tersebut untuk menjaga agar sapi terhindar dari penyakit dan menambah nafsu makan. Hal itu, dilakukan agar dapat bersaing dengan banyaknya pedagang hewan kurban yang semakin menjamur.

Baca Juga:Jelang Idul Adha, Juragan Kambing Cilacap Kebanjiran Pesanan dari Jakarta

"Pedagang dadakan juga akan ramai," katanya.

Menurut dia, pemberian jamu telah dilakukan sejak Maret. Cara tersebut dikenal sebagai program penggemukan.

Untuk komposisinya, kata dia, sebenarnya racikannya sama dengan jamu pada biasanya. Yakni dari bahan kunyit biasa, kunyit putih, jahe merah, jahe biasa, temulawak, temu ireng, sereh dan ditambah sedikit garam.

"Saya tambah pemanis dari tetes tebu atau pohon sebagai pemanis buatan. Kemudian sebagai protein kita masukkan telur ayam. Semua rempah-rempah itu ditumbuk dan dikasih air. Selanjutnya direbus hingga mendidih," ucap dia sembari meramu dengan para pekerjanya.

Sebagai 'dot' atau botol minumnya, Idi menggunakan pipa paralon yang sisi satunya telah ditutup. Ramuan yang tadi telah direbus, lalu didinginkan dan ampasnya disaring.

Baca Juga:Bandara Sultan Iskandar Muda Diimbau Tak Beroperasi Saat Idul Adha

Idi meyakini setelah diberi jamu, sapi peliharaannya bisa menjadi gemuk dan gembul. Idi mengaku, bertambahnya berat badan sapi sekitar 25 hingga 30 persen jika dibanding dari sapi biasa.

"Bobot awal sebelum dikasih 5 kwintal menghasilkan 100 kilogram daging. Kini jadi 7 kwintal dengan dagingnya 130 kilogram," katanya.

Khasiat lainnya yakni sapi-sapi akan dapat terhindar dari penyakit. Semisal cacing hati sebagai penyakit yang kerap merepotkan peternak.

Namun, baginya jamu hanya sebagai vitamin atau suplemen bagi sapi. Upaya pengecekan rutin dan sebagian besar peternak di Sisalam tetap dilakukan. Caranya dengan mendatangkan petugas peternakan langsung ke kandangnya.

Kontributor : Reza Abineri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak