Pesan Tersirat di Balik Perayaan Idul Adha Muslim Aboge

Yang khas dan terus dipertahankan warga di sekitar Masjid Saka Tunggal adalah penggunaan tenong

Bangun Santoso
Rabu, 14 Agustus 2019 | 05:52 WIB
Pesan Tersirat di Balik Perayaan Idul Adha Muslim Aboge
Seorang warga membawa tenong di atas kepala. Tenong adalah tempat khas biasa digunakan untuk menyimpan makanan oleh warga di Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. (Suara.com/Teguh Lumbiria)

SuaraJawaTengah.id - Perayaan Idul Adha oleh muslim penganut Alif Rebo Wage (Aboge) di Masjid Saka Tunggal Baitussalam, Desa Cikakak, Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (13/8/2019) tidak hanya tentang ibadah. Ada sejumlah pesan yang tersirat di dalamnya.

Adalah tenong, sebuah barang kerajinan yang oleh warga setempat telah umum difungsikan untuk menyimpan dan membawa makanan, terutama nasi beserta lauk-pauknya.

Dalam perayaan Idul Adha di masjid yang konon sudah dibangun sejak ratusan tahun itu, tenong menjadi penghias. Banyak jemaah salat yang membawa serta barang kerajinan berbahan dasar bambu itu dengan cara diletakkan di atas kepala.

Tenong tersebut kemudian disimpan di rumah juru kunci. Sedangkan pembawanya kemudian masuk masjid untuk salat.

Baca Juga:Digelar Hari Ini, Jemaah Aboge Salat Idul Adha Tanpa Pengeras Suara

Fungsi dan maksud penggunaan tenong diketahui usai salat. Sejumlah jemaah mengambil puluhan tenong tersebut, lalu membawanya ke dalam masjid.

Saat dibuka, isinya menu makanan lengkap dengan lauk-pauknya. Makanan itu yang kemudian disantap bersama-sama oleh para jemaah.

“Kegiatan makan usai salat Idul Adha ini jadi bentuk syukuran. Untuk tenong, itulah tempat menyimpan makanan yang memang masih terus dipakai warga sini,” kata seorang jemaah, Marjuki, usai menyantap makan syukuran, Selasa (13/8/2019).

Marjuki bercerita, penggunaan tenong tidak hanya saat syukuran Idul Adha. Dalam syukuran berupa makan bersama saat Idul Fitri di masjid itu, juga makanannya disimpan dan dibawa dalam tenong.

Pun dalam kegiatan lain yang berkaitan dengan makan bersama, seperti likuran di bulan Ramadan. Tenong selalu diandalkan sebagai tempat menyimpan makanan supaya mudah saat dibawa.

Baca Juga:Pagi Ini, Ratusan Jemaaah Aboge Salat Idul Adha di Masjid Saka Tunggal

“Yang jelas dalam menyimpan makanan (di dalam tenong) dan membawanya terasa mudah. Itu juga wadah khas di tanah air yang saya rasa memang penting untuk dilestarikan,” kata khatib Masjid Saka Tunggal Baitussalam tersebut.

Kontributor : Teguh Lumbiria

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak