Kisah Jumawan Selamatkan Telur Penyu dan Cerita Teluk Penyu Cilacap

Untuk mendapatkan pakan tukik atau telur penyu setelah menetas, Jumawan harus membiayai sendiri.

RR Ukirsari Manggalani
Sabtu, 21 September 2019 | 07:36 WIB
Kisah Jumawan Selamatkan Telur Penyu dan Cerita Teluk Penyu Cilacap
Jumawan memegangi tukik penyu, sesaat sebelum dilepasliarkan di Pantai Sodong, Desa Karangbenda Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat sore (20/9/2019) [Suara.com/Teguh Lumbiria].

Sebelumnya, telur-telur penyu ditemukan oleh nelayan di sekitar pantai Sodong pada Mei 2019. Jumawan memperhatikan, Mei kerap menjadi waktu pendaratan penyu, di samping Juni, Juli dan Agustus.

"Telurnya saya dapatkan dari para nelayan. Semula ada sekitar 50 telur. Yang menetas 30," tukas Jumawan.

Melepas tukik di pulau Durai (Foto: Anggie)
Melepas tukik di pulau Durai [Suara.com]

Tukik-tukik itu dirawat di rumahnya, di RT 1 RW 4 Desa Karangbenda. Ia memanfaatkan media pasir laut dan ember.

"Jadi ngambil pasirnya di laut, biasanya empat hari sekali," kata dia.

Baca Juga:5 Berita Hits Otomotif Akhir Pekan: Jalan Seram, Mobil Listrik Mahal

Penangkaran ini menjadi pengalaman pertama Jumawan, sekaligus disebut yang pertama di Kabupaten Cilacap. Ada banyak hal yang didapatkan Jumawan dari penangkaran ini. Sekretaris Nelayan Mina Asih Desa Karangbenda itu mendapati penetasan telur penyu sampai 49 hari.

"Normalnya penetasan telur itu 45 hari, akan tetapi karena pengaruh cuaca dan suhu, tukik menetas setelah 49 hari," ujarnya.

Lantas, apa makanan tukik penyu? Kaur Umum dan Perencanaan Desa Karangbenda ini memberinya pakan sejenis kerang-kerangan. Jumawan tidak punya simpanan jenis makanan itu, apalagi dengan jumlah tukik sampai 30 ekor. Karena itu, ia harus membeli dengan menggunakan biaya pribadi.

"Untuk kebutuhan pakan 30 ekor tulik sekitar 5 ons. Belinya sekitar Rp 10.000- Rp 15.000," jelas Jumawan.

Satu lagi yang diperoleh Jumawan, yakni merasa ada chemistry atau ikatan batin dengan tukik-tukik lucu nan menggemaskan itu. Karenanya ada rasa kehilangan dalam hatinya kala dilepasliarkan. Namun, secepatnya rasa itu berubah, karena pelepasliaran demi misi pelestarian.

Baca Juga:Lebih dari 30 Orangutan Terpapar Kabut Asap, Diobati Pakai Nebulizer

"Oleh karenya itu, apabila ada pihak yang menemukan pendaratan penyu harap dilaporkan, guna pengamanan dan penangkaran. Karena bahaya akan telur penyu bukan di alam, tetapi pada manusianya itu sendiri, sehingga penting dilakukan penyadaran," tutupnya.

Kontributor : Teguh Lumbiria

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak