Massa Bermasker Nyaris Bentrok Dengan Pagar Nusa di Depan Kantor PCNU Solo

Dua kelompok massa tersebut sempat berhadap-hadapan dan terjadi aksi lempar batu selama beberapa menit sebelum aparat kepolisian datang.

Chandra Iswinarno
Jum'at, 06 Desember 2019 | 18:41 WIB
Massa Bermasker Nyaris Bentrok Dengan Pagar Nusa di Depan Kantor PCNU Solo
Aparat Brimob menjaga dua kelompok massa yang saling berhadapan di Jl Honggowongso, selatan Pasar Kembang, Solo, Jumat (6/12/2019) sore. [Solopos.com]

SuaraJawaTengah.id - Nyaris bentrok antar dua kelompok massa terjadi di Jalan Honggowongso, selatan Pasar Kembang Kota Solo pada Jumat (6/12/2019).

Insiden tersebut terjadi sebelum kedatangan KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq yang akan berceramah di Pondok Pesantren Almuayyad Mangkuyudan dalam acara khatawan pada Sabtu (7/12/2019) malam.

Dua kelompok massa tersebut sempat berhadap-hadapan dan terjadi aksi lempar batu selama beberapa menit sebelum aparat kepolisian datang.

Insiden tersebut berawal saat kedua kelompok massa bertemu sekitar pukul 14.40 WIB. Kala itu, puluhan massa tak dikenal mengenakan masker berkonvoi memasuki kawasan Pasar Kembang.

Baca Juga:Massa Solidaritas Bela Nabi Tuntut Sukmawati Hingga Gus Muwafiq Diadili

Namun, pada saat bersamaan massa dari Pagar Nusa sedang berkumpul di Kantor Pimpinan Cabang NU (PCNU) Solo.

Mengetahui kejadian ini, Polresta Solo langsung mengirimkan personel Brimob ke lokasi untuk mencegah bentrokan massa. Antisipasi dilakukan aparat Brimob dengan menjaga masing-masing kelompok massa.

Setelah melalui pembicaraan dengan masing-masing kelompok, polisi akhirnya meminta massa membubarkan diri. Selepas pukul 16.00 WIB, Jl Honggowongso mulai dibuka meskipun masih sebagian kecil massa masih berada di kawasan itu.

Untuk menenangkan massa, Ketua PCNU Solo HM Mashuri juga ikut turun tangan dan berorasi di depan massa. Dia meminta massa khususnya warga NU agar tetap tenang.

"Kronologi peristiwanya, kami menjaga kantor, hanya kumpul-kumpul saja. Tapi mereka [massa tak dikena] lewat sini tanpa diblok, lewatpun tidak ada masalah. Mereka sampai sana terjadi saling hujat dan seperti itu," kata Mashuri kepada wartawan seperti dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com.

Baca Juga:Dituding Menistakan Agama, Gus Muwafiq Bakal Dilaporkan ke Polisi Lagi

Wakapolresta Solo AKBP Iwan Saktiadi mengemukakan insiden tersebut dipicu salah paham.

"Intinya ada salah paham, yang satu lewat, yang satu di depan kantor PCNU, tapi belum sempat bentrok," kata Iwan.

"Kronologinya, ada rombongan melintas ke titik kumpul lalu ada salah paham. Tapi tidak terjadi apa-apa karena kami sudah mengawal. Kami sudah mengimbau untuk tidak lewat depan kantor PCNU. Dikhawatirkan ada oknum-oknum yang memanfaatkan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak