Sakit-sakitan Sepulang dari China, RS Margono Purwokerto Isolasi Mahasiswi

Agung Sandy Lesmana
Sakit-sakitan Sepulang dari China, RS Margono Purwokerto Isolasi Mahasiswi
Petugas kesehatan dengan menggunakan APD menangani pasien yang diduga terindikasi virus corona saat simulasi penanganan pasien yang terdeteksi virus corona di RS Margono Soekarjo Purwokerto, Senin (3/1/2020). (Suara.com/Anang Firmansyah).

"...Kami tinggal tunggu hasil pemeriksaan laboratorium Balitbangkes Kementerian Kesehatan," katanya.

SuaraJawaTengah.id - Seorang mahasiswi asal Cilacap yang baru pulang dari China dilarikan ke RS Margono Purwokerto oleh orang tuanya akibat mengalami sakit panas, batuk, dan pilek.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr Pramesti Griana Dewi, pasien tersebut dibawa ke RS Margono sejak hari Sabtu (1/2/2020) lalu.

"Di Margono masuknya kriteria pasien dalam pengawasan. Sehingga langsung masuk di kamar isolasi," katanya, Selasa (4/1/2020).

Pramesti menjelaskan, untuk kasus mahasiswi tersebut belum bisa dikatakan menjadi pasien suspect virus corona. Sebab, hingga kini tim dokter masih melakukan observasi terkait kondisi dari mahasiswi tersebut.

"Mahasiswi tersebut memang dilaporkan pulang dari China. Hanya saja bukan dari Wuhan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum RS Margono Soekarjo dr Veronica Dwi Winahyu tak menampik adanya seorang pasien dari Cilacap yang dirawat di ruang isolasi RS Margono Soekarjo Purwokerto.

"Betul ada pasien dari Cilacap yang dirawat sejak Sabtu (1/2/2020) lalu. Kami tinggal tunggu hasil pemeriksaan laboratorium Balitbangkes Kementerian Kesehatan," katanya.

Seperti diketahui, hingga saat ini, RS Margono Soekarjo Purwokerto telah menangani tiga orang di ruang isolasi karena mengalami gejala panas, pilek dan batuk seusai pulang dari China. Dua di antaranya adalah WNA China dari Purwokerto dan Cilacap.

Kontributor : Anang Firmansyah

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS