Indeks Terpopuler News Lifestyle

Gibran Klaim Bakal Pakai Dana Pribadi untuk Maju Pilwalkot Solo

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari Senin, 10 Februari 2020 | 21:43 WIB

Gibran Klaim Bakal Pakai Dana Pribadi untuk Maju Pilwalkot Solo
Bakal Calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka tiba di Kantor DPP PDI-P, Menteng, Jakarta, Senin (10/2). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta]

Gibran mengatakan sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia politik pun sudah dipikirkan soal pendanaan.

SuaraJawaTengah.id - Bakal calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah memikirkan terkait dengan pendanan kampanye jika dapat tiket dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk Pilwalkot) Solo 2020.

Putra sulung Presiden Jokowi itu menyebut siap mengeluarkan dana dari kantongnya sendiri. Hal tersebut disampaikan Gibran usai menjalani uji kelayakan dan uji kepatutan atau fit and proper test sebelum mendapat rekomendasi maju di kontestasi tersebut.

Gibran mengatakan sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia politik pun sudah dipikirkan soal pendanaan. Ia menyadari untuk menjadi kepala daerah membutuhkan dana banyak.

"Ya sudah lah sebelum maju, pasti sudah saya pikirkan," kata Gibran di Kantor DPP PDIP, Jalan Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (10/2/2020).

Meski demikian, Gibran tidak menjelaskan secara detail soal sumber dananya. Akan tetapi ia mengaku kalau dana yang sudah disiapkannya itu berasal dari dirinya sendiri.

"(Dananya) dari tempat saya sendiri," pungkasnya.

Gibran Rakabuming Raka, Achmad Purnomo, dan Teguh Prakosa usai jalani fit and proper test di Kantor DPP PDIP Jakarta, Senin (10/2/2020). (Suara.com/Ria Rizki)
Gibran Rakabuming Raka, Achmad Purnomo, dan Teguh Prakosa usai jalani fit and proper test di Kantor DPP PDIP Jakarta, Senin (10/2/2020). (Suara.com/Ria Rizki)

Gibran pun menerangkan soal keikutsertaannya dalam fit and proper test. Ia mengaku banyak mendapatkan pertanyaan dari panelis, termasuk soal radikalisme.

"Ya lumayan banyak tadi. Ya visi misi ke depan. Solo mau dibawa kemana? Masalah radikalisme, komitmen ke partai," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait