Rektor Unnes Tantang Balik Sucipto Debat Soal Penghinaan Terhadap Presiden

Menurutnya, debat sudah menjadi tradisi kajian ilmiah di program studi fakultas, lembaga penelitian hingga tingkat mahasiswa.

Chandra Iswinarno
Selasa, 18 Februari 2020 | 18:09 WIB
Rektor Unnes Tantang Balik Sucipto Debat Soal Penghinaan Terhadap Presiden
Rektor Unnes, Prof. Fathur Rokhman (kiri), mendatangi Kantor Komnas HAM, Jumat (13/12/2019). [Semarangpos.com-Humas Unnes]

SuaraJawaTengah.id - Kasus penonaktifan Dosen Universitas Negeri Semarang (Unnes) Sucipto Hadi Purnomo kembali bergejolak. Setelah Sucipto menginginkan agar kasusnya diselesaikan secara akademik melalui debat terbuka, kini giliran Rektor Unnes Fathur Rokhman menjawabnya dengan bersedia jika ada yang memfasilitasi debat terbuka tersebut.

Ia mengatakan, sudah siap jika ada yang mengajak debat terbuka soal kasus tersebut. Menurutnya, debat sudah menjadi tradisi kajian ilmiah di program studi fakultas, lembaga penelitian hingga tingkat mahasiswa.

"Saat Sucipto diperiksa tidak menjawab pertanyaan mengapa dirinya mengunggah status yang ada di halaman media sosialnya. Ia menjawab kalau itu hak pribadi. Mungkin akan menjawab di acara debat ya," jelas Fathur saat dihubungi Suara.com, Selasa (18/2/2020).

Menurut Fathur, dinonaktifkannya Sucipto berawal saat Unnes mendapatkan surat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bahwa ada dosen Unnes atas nama Sucipto Hadi Purnomo yang telah diadukan oleh masyarakat pendukung Presiden Joko Widodo.

Baca Juga:Pakar Linguistik UGM: Dosen Unnes yang Dinonaktifkan Cenderung Hina Jokowi

"Akhirnya, dari pihak Unnes yang terdiri dari Jurusan, Fakultas dan Tim Binap menindaklanjutinya," katanya.

Sementara itu, lanjutnya, untuk persoalan hukum sudah terdapat prosedur hukum dimana sanksi yang diberikan kepada Sucipto sudah sesuai dengan peraturan pemerintah untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Kami komitmen membangun Unnes kampus yang merdeka dengan SDM unggul berkarakter. Termasuk cerdas bermedia sosial tanpa hoax dan hate speech," paparnya.

Seperti diketahui, Dosen Unnes Sucipto Hadi Purnomo dinonaktifkan secara tiba-tiba karena dianggap menyebarkan ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo. Sebelumnya, ia mengatakan akan sangat senang jika kampus dapat memfasilitasi untuk debat terbuka pada kasus yang menjeratnya.

Kontributor : Dafi Yusuf

Baca Juga:Dosen Unnes Penghina Jokowi Buka Suara: Buntut Kasus Plagiat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak