Pelajar Asal Kecamatan Ajibarang Positif Virus Corona, Dirawat di Banyumas

Saat ini kondisi pasien dalam keadaan sehat dan tidak menunjukkan gejala sakit sama sekali.

Pebriansyah Ariefana
Rabu, 25 Maret 2020 | 14:38 WIB
Pelajar Asal Kecamatan Ajibarang Positif Virus Corona, Dirawat di Banyumas
Bupati Banyumas, Achmad Husein menunjukkan stiker imabuan terkait Virus Corona yang akan ditempel di setiap rumah warganya, Senin (16/3/2020). [Suara.com/Anang Firmansyah]

SuaraJawaTengah.id - Dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang diisolasi di RSUD Banyumas dinyatakan positif virus corona.

Hal tersebut dikatakan Bupati Banyumas, Achmad Husein saat memperbaharui data terkait virus corona di wilayah Kabupaten Banyumas, Rabu (25/3/2020) pukul 12.15 WIB.

Saat ini kondisi pasien dalam keadaan sehat dan tidak menunjukkan gejala sakit sama sekali.

Namun, menurut Husein, pihaknya tetap mengisolasi di tempat khusus. Bagi siapa saja yang ditelusuri telah kontak dengan pasien tersebut akan dikarantina ketat.

Baca Juga:Ketum PAN: Jujur, Pemerintah Sangat Terlambat Tangani Corona

"Di RSUD Banyumas telah kami terima konfirmasi hasil tes Covid-19. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tamu dari bekasi yang tinggal di Kecamatan Sumpiuh, berumur 58 tahun jenis kelamin laki-laki, hasil tes virus corona positif," kata Husein melalui pesan video aplikasi whatsapp, Rabu (25/3/2020).

"Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan yang kedua asal Kecamatan Ajibarang, berumur 17 tahun. Jenis kelamin laki-laki dan seorang pelajar. Setelah dilakukan tes hasilnya positif," lanjutnya.

Kondisi pasien saat ini juga dalam keadaa sehat. Sampai saat ini tidak menunjukkan gejala sakit. Namun masih tetap diisolasi dengan pengawasan ketat.

"Bagi siapa saja yang telah kontak dengan yang bersangkutan kami lakukan karantina," jelasnya.

Hingga saat ini pasien positif virus corona di Kabupaten Banyumas ada 3 warga. Satu di RS Margono Soekarjo Purwokerto dengan kondisi masih sakit dan dua orang terbaru dirawat di RSUD Banyumas. Bupati Husein meminta agar warga tidak khawatir dan panik.

Baca Juga:Pola Penyebaran Virus Corona di Jawa Barat, Ada 4 Kluster

Kontributor : Anang Firmansyah

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak