Terungkap! Alasan Menteri Tak Boleh ke Solo Melayat Ibunda Jokowi Meninggal

Pebriansyah Ariefana | Yosea Arga Pramudita
Terungkap! Alasan Menteri Tak Boleh ke Solo Melayat Ibunda Jokowi Meninggal
Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo. (Antara)

Hal itu diungkap Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia Budi Arie Setiadi.

SuaraJawaTengah.id - Semua Menteri Kabinet Kerja tidak boleh ke Solo, Jawa Tengah untuk melayat Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo yang baru meninggal dunia. Mereka diminta tetap di Jakarta untuk menjalankan tugas sebagai menteri.

Hal itu diungkap Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia Budi Arie Setiadi dalam wawancara live Kompas TV, Rabu (25/3/2020).

"Semua menteri ditugaskan dan tetap bertugas di Jakarta masing-masing," kata Budi Arie.

Sebelumnya, Juru Bicara Kepresidenan Mochammad Fadjroel Rachman pun menyampaikan hal yang sama. Kata dia arahan itu disampaikan Menteri Sekertaris Negara Pratikno.

"Sementara ini imbauan Mensesneg Pratikno pada kami seperti itu. Dari menko, kementerian lembaga dan kabinet," kata Fadjroel Rachman.

Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo meninggal dunia di Solo, Jawa Tengah. Sujiatmi Notomiharjo meninggal, Rabu sekitar pukul 16.45 WIB.

Juru Bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi) Angkie Yudistia membenarkan informasi tersebut.

“Iya betul,” kata Angkie.

Ia mengatakan kabar tersebut telah dikonfirmasikan kepada Sekretaris Pribadi Presiden Jokowi.

Ibunda Presiden Jokowi mengembuskan napas terakhir di RS DKT Solo, Jalan Slamet Riyadi nmor 32, Purwosari, Laweyan, dalam usia 77 tahun.

Kekinian, Jokowi dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Sementara Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, telah tiba di RS DKT Solo.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS