Pakai Rok Pendek, Wanita Amankan Benang Layangan di Jalan Malah Dicibir

Rendy Adrikni Sadikin | Rifan Aditya
Pakai Rok Pendek, Wanita Amankan Benang Layangan di Jalan Malah Dicibir
Pakai Rok Pendek, Wanita Amankan Benang Layangan di Jalan Malah Dicibir (Instagram)

Wanita berambut pirang ini berusaha menarik benang layangan yang cukup panjang dan menggulungnya.

SuaraJawaTengah.id - Maya Wijayanti menjadi sorotan publik setelah aksinya menggulung benang layangan di tengah jalan Jalan Ahmad Yani, Gembongan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah viral di media sosial.

Wanita bernama lengkap Sri Yuli Maya Wijayanti sampai tidak peduli masih memakai rok pendek saat mengamankan benang layangan. Aksi itu direkam oleh temannya sendiri.

Videonya disebarkan oleh akun Instagram @energisolo pada Rabu (24/6/2020). Tampak dalam rekaman itu, Maya berdiri di tengah pembatas jalan.

Saat itu, Maya terlihat memakai rok pendek kotak-kotak dengan baju hitam. Wanita berambut pirang ini berusaha menarik benang layangan dan menggulungnya.

Dilansir Solopos.com -- jaringan Suara.com , Kamis (25/6/2020), Maya melakukan aksi itu secara spontan dan hanya ingin mengamankan benang layangan yang mengganggu pengguna jalan. Ia tidak peduli dengan pakaiannya.

"Begitu tahu ada benang layangan nglewer saya langsung spontan saja. Sampai gak peduli saya pakai rok pendek. Langsung saya gulung ternyata benang itu panjang sekali," kata Maya.

Ia kesulitan saat hendak memotong benang layangan itu karena tidak membawa alat potong. Benang tersebut diperkirakan memiliki panjang belasan meter.

"Karena saya tarik-tarik benang layangan itu tidak bisa putus juga, saya minta pertolongan warga situ. Malah saya dikira main layangan di tengah jalan, jadi tidak dipedulikan," ungkap Maya.

Orang-orang di sekitar kemudian membantu Maya dan menggulung benang layangan itu di pohon dekat lokasi.

Maya mengaku mengamati komentar netizen setelah videonya mengamankan benang layangan viral di media sosial.

Sebagian warganet memberikan komentar negatif terkait rok pendek yang dipakai Maya.

Misalnya komentar dari @f**** yang menulis, "Itu kalau roknya ke angkat yaa buat bahaya pengguna jalan."

"Salfok sama yang kotak-kotak," komentar dari @g*****. 

Tapi wanita berusia 40 tahun ini memilih tidak memedulikan komentar negatif dari warganet.

"Saya hanya berpikir secepat mungkin saya amankan, jangan sampai ada korban. Saya juga spontan saja," ujar Maya.

Pakai Rok Pendek, Wanita Amankan Benang Layangan di Jalan Malah Dicibir (Instagram)
Pakai Rok Pendek, Wanita Amankan Benang Layangan di Jalan Malah Dicibir (Instagram)

Tetangga Jadi Korban

Maya merupakan warga Sumber, Banjarsari, Solo. Ia nekat berdiri di tengah jalan raya demi mengamankan benang layangan karena tidak ingin ada korban lagi.

Ia mengaku sedih dengan kejadian benang layangan yang menyebabkan kematian pemuda di Mojosongo, Solo, beberapa waktu lalu.

Bahkan tetangga Maya sendiri, seorang wanita di Sumber, Solo juga menjadi korban benang layangan.

"Kedua korban berasal dari Sumber. Sedangkan saya warga Sumber. Saya sedih mendengar kabar itu. Jangan sampai ada korban lagi karena benang layangan," kata Maya.

Lalu, saat diberi tahu teman ada benang layangan melintang di Jl Ahmad Yani, Kartasura, Maya yang bekerja di wilayah Gembongan, tanpa pikir panjang langsung bertindak.

Maya berlari ke tengah jalan dan menggulung benang layangan yang menganggu pengguna jalan.

Ia pun sempat membagikan video aksinya mengamankan benang layangan itu ke Facebook.

"Hati2 lurr klu dijln. sekedar informasi baru aja saya gulung senar layangan didaerah barat lampurmerah gembongan kartasura.. saya bukan sedang bermain layangan tp baru nggulung senar yg melintang dijaln," tulis Maya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS