BAK BUK! Ario Bayu Digebuki Rombongan Kepala Desa, Rumah Digedor-gedor

Ario Bayu dianiaya perangkat Desa karena aktivitasnya untuk mendorong transparansi anggaran desa.

Pebriansyah Ariefana
Sabtu, 25 Juli 2020 | 14:55 WIB
BAK BUK! Ario Bayu Digebuki Rombongan Kepala Desa, Rumah Digedor-gedor

SuaraJawaTengah.id - Ario Bayu digebuki romongan massa kepala desa atau perangkat desa di rumahnya. Ario Bayu adalah warga Desa Ngemplak, Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo.

Dia pegiat anti korupsi. Ario Bayu dianiaya perangkat Desa karena aktivitasnya untuk mendorong transparansi anggaran desa. 

Kejadian bermula pada hari Rabu 22 Juli 2020 sekitar pukul 11.00 WIB, Kepala Desa Ngemplak bersama rombongan sekitar 8 orang datang ke rumah Bayu dengan menggedor-gedor pintu. 

Tak selang berapa lama Ario Bayu akhirnya membuka pintu dan mempersilakan Kepala Desa dan rombongannya untuk duduk di teras rumahnya. 

Baca Juga:Disiksa Ayah Kandung karena Jemur Pakaian Salah, Bocah 12 Tahun Trauma

"Karena melihat kedatangan kepala desa dengan ekspersi yang marah-marah bayu memberanikan diri untuk menanyakan tujuan kedatangan kepala desa dan rombongan," jelas Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang, Zainal Arifin kepada SuaraJawatengah.id, Sabtu (25/7/2020). 

Akhirnya, kepala desa tersebut memulai obrolan dengan nada tinggi dan ekspresi yang sangat emosional yang pada intinya menuduh Bayu bersama warga lainnya berusaha manjatuhkan kepala desa. 

Terkait apa yang disampaikan kepala desa, pihaknya belum bisa menangkap dan memahami karena kepala desa menjelaskan secara tidak jelas dan emosional. 

Bahkan dibarengi dengan ekpresi intimidatif dengan cara mendorong tubuh Ario Bayu.

"Saat kemarahan dan intimidasi oleh kepala desa, beberapa orang dari rombongan yang yang datang bersama kepala desa mulai mendekat ke arah Ario Bayu dan melakukan penganiayaan dengan cara memukul menggunakan alat plesteran kayu sepanjang 60 cm," ucapnya. 

Baca Juga:Digebuki karena Perkara Ikan Asin, Begini Cerita Pernikahan Ryan dan Fitri

Tak hanya itu, , salah seorang yang diketahui sebagai perangkat desa berinisial (MI) juga ikut melakukan penganiayaan dengan cara menendang kepala bagian kiri Bayu. 

Akibat penganiayaan tersebut Bayu mengalami luka memar dibagian kepala dan bagian tubuh lainnya.

Pasca penganiayaan tersebut, sore harinya Bayu mendatangi RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo untuk mendapatkan pengobatan dan melakukan rekam medis untuk kepentingan pelaporan di Kepolisian.

"Sampai saat ini Ario Bayu belum mengetahui secara pasti mengenai alasan kemarahan Kepala Desa ngemplak dan rombongannya yang berujung penganiayaan terhadap dirinya," ujarnya. 

Namun, lanjutnya, ia menduga kemarahan tersebut berkaitan dengan aktivitas Ario Bayu dan warga lainnya yang sedang mendorong transparansi penggunaan dana desa. 

"Sebelumnya, Bayu dan warga lainnya mengakui memang sebelumnya warga telah berkirim surat kepada bupati Purowrejo untuk melakukan audit di Desa Ngemplak terkait adanya dugaan penyalahgunaan penggunaan dana desa," ungkapnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak