facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Menakar Potensi Gibran 'Sang Anak Presiden' Lawan Kotak Kosong di Solo

Bangun Santoso Jum'at, 07 Agustus 2020 | 09:13 WIB

Menakar Potensi Gibran 'Sang Anak Presiden' Lawan Kotak Kosong di Solo
Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) dan Teguh Prakosa (ketiga kiri). [Solopos-Kurniawan]

Hanya PKS yang dengan tegas bakal menjadi oposisi melawan Gibran di Pilkada Solo

SuaraJawaTengah.id - Anak Presiden Joko Widodo yang juga calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengantongi dukungan 'gajah' di Pilkada Solo 2020. Ia bahkan berpeluang menjadi calon tunggal dan berpotensi 'ditantang' kotak kosong.

Seperti diketahui, Gibran yang berpasangan dengan Teguh Prakosa di Pilwakot Solo sudah resmi mendapatkan dukungan dari PDI Perjuangan dan Partai Gerindra.

Di Solo, partai berlambang banteng PDIP memiliki kekuatan mayoritas dengan 30 kursi di DPRD. Ditambah dukungan dari Gerindra, kekuatan Gibran-Teguh semakin gemuk bak 'gajah' menejadi 33 kursi.

Sementara itu tiga partai yakni PAN, Golkar dan PSI yang memiliki kursi di parlemen Solo, meski belum resmi menetapkan dukungan, naga-naganya juga bakal bersatu mendukung Gibran.

Baca Juga: PSI Ngaku Ditawari Rp 1 M agar Tinggalkan Gibran, Kena Skakmat Refly Harun

Dari sekian banyak partai di Solo, hanya PKS yang tegas dari awal 'keukeuh' bakal melawan arus alias oposisi terhadap pasangan Gibran-Teguh.

Namun bak semut melawan gajah, kekuatan PKS yang hanya bermodal 5 kursi di DPRD Solo masih kurang 4 kursi lagi agar bisa mengusung calon.

PKS Solo terobsesi kalahkan anak sang presiden di Pilkada Solo. Maka itu, PKS tengah mencoba untuk 'merayu' Golkar, PAN dan PSI untuk berkoalisi.

Golkar dan PAN masing-masing memiliki 3 kursi di parlemen Solo. Sementara PSI punya 1 kursi.

Ketua Bappilu DPD PKS Solo, Sugeng Riyanto, saat diwawancarai Solopos.com (jaringan Suara.com), Selasa (4/8/2020), menyatakan partainya menolak menyerah dengan dinamika terkini.

Baca Juga: Lepas Sepatu saat Berkunjung ke Rumah Megawati, Gibran Jadi Sorotan

"Domain kebijakan partai saat ini sudah diambil DPP masing-masing. Yang main pusat sekarang. Ya wajar lah, calonnya anak Presiden," kata Sugeng.

Menurut dia, dunia politik sangat dinamis alias bisa berubah dengan cepat sehingga masih ada asa bagi PKS untuk menggalang koalisi mengusung pasangan calon di Pilkada Solo 2020.

"Belum (belum menyerah). Masih ada peluang lah, meskipun semakin menyempit. Tapi bukan berarti hilang sama sekali. Akan terus kami coba gandeng teman-teman parpol," katanya.

Calon Perseorangan

Dinamika gelanggang politik di Solo saat ini memang tengah hangat seiring masuknya Gibran sang anak Presiden. Kuatnya dukungan kepada Gibran-Teguh tak lantas membuat nyali calon lawannya ciut.

Salah satunya adalah pasangan calon perseorangan yang tengah memproses persyaratan di KPU Solo. Mereka adalah Bagyo Wahyono-FX Suardjo yang disingkat pasangan Bajo.

Calon Tunggal

Prediksi calon tunggal di Pilwakot Solo diungkap Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Angraini. Bahwa ada 31 daerah yang berpotensi akan memiliki calon tunggal pada Pilkada Serentak 2020. Salah satunya adalah Pilwakot Solo dengan calon Gibran Rakabuming Raka.

Menanggapi potensi sebagai calon tunggal dan melawan kotak kosong, Gibran santai. Ia mengaku optimis dirinya bersama Teguh Prakosa yang sudah resmi diusung PDIP serta lima partai lain tidak akan menjadi calon tunggal atau melawan kotak kosong.

Adanya kekecewaan sebagian masyarakat Solo atas dinamika politik Pilkada Solo 2020 yang diekspresikan masyarakat dengan mengampanyekan kotak kosong di media sosial.

“Lah emangnya kami akan melawan kotak kosong? Kan peserta pilkada yang menentukan dari KPU," ujar Gibran Senin (3/8/2020) lalu.

Dia kembali menegaskan soal siapa yang akan bertarung di Pilkada yang menentukan bukan dirinya, tapi KPU Solo.

"Ada lawan ya oke, nggak ada lawan ya oke. Siap tempur saja pokoknya kami,” tandas Gibran tersenyum diamini Teguh Prakosa yang mendampingi dia.

Bahkan, menurut Gibran, semakin banyak pasangan di Pilwakot Solo 2020 akan lebih baik bagi warga di Kota Bengawan itu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait