Indeks Terpopuler News Lifestyle

Petaka Suntik Filler, Wanita Ini Mengeluh Bibirnya Jadi Kayak Bokong Monyet

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati Selasa, 11 Agustus 2020 | 16:10 WIB

Petaka Suntik Filler, Wanita Ini Mengeluh Bibirnya Jadi Kayak Bokong Monyet
Ilustrasi suntik bibir. [Shutterstock]

Bukannya semakin cantik, filler bibir justru membuat wanita ini malu dengan penampilannya.

SuaraJawaTengah.id - Filler bibir merupakan salah satu prosedur kecantikan yang digemari orang. Hal itu karena banyak orang ingin memiliki bibir yang tampak lebih tebal dan bervolume.

Seorang pramugari bernama Olivia McCann pun berharap penampilannya semakin menarik saat melakukan suntik filler. Namun, dia justru berakhir menyesal.

Melansir Daily Star, perempuan 21 tahun ini sukses dibuat ngeri oleh penampilan bibirnya sendiri setelah melakukan prosedur kecantikan itu. Bibirnya membengkak hingga tiga kali ukuran biasa dan terlihat seolah akan meletus.

Olivia bahkan menyamakan bibirnya dengan bokong monyet babun yang dikenal berwarna merah.

Bibir bengkak merupakan salah satu gejala urtikaria idiopatik kronis. (Shutterstock)
Ilustrasi bibir bengkak. (Shutterstock)

"Wanita [yang memberikan perawatan] memijat bibirku sangat kuat sehingga warnanya berubah putih. Bibirku tampak seperti akan meletus. Ukurannya menjadi tiga kali lipat ukuran biasa," tutur Olivia.

"Saat aku berjalan ke resepsionis, orang-orang yang duduk di sana untuk prosedur filler bibir mungkin melihatku dan berpikir, 'Ya Tuhan'."

"Aku malu saat menyetir pulang dan harus memakai kacamata hitam. Ini terlihat seperti bokong monyet babun. Aku rasa aku tak bisa keluar rumah," katanya lagi.

Olivia benar-benar tidak mau keluar rumah selama empat hari. Dia juga tidak pergi berkerja selama dua hari. Dia pun sengaja tidak mengangkat FaceTime dari pacarnya karena takut sang kekasih syok.

Sebelum insiden tersebut, Olivia McCann pernah melakukan filler bibir di tahun 2018 dengan biaya 230 poundsterling atau sekitar Rp4,1 juta.

Sementara tahun ini, Olivia membayar 150 poundsterling atau sekitar Rp2,7 juta untuk prosedur tambahan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait