Nakes Diserang saat Makamkan Jenazah Covid-19 di Tegal, Ini Kata Polisi

Penyerangan dilakukan oleh ratusan warga saat petugas melakukan proses memakamkan pasien suspect Covid-19

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 24 September 2020 | 12:14 WIB
Nakes Diserang saat Makamkan Jenazah Covid-19 di Tegal, Ini Kata Polisi
Suasana pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Dukuh Sawangan, Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal yang terjadi keributan, Selasa (22/9/2020). (Istimewa)

SuaraJawaTengah.id - Polres Tegal akan menindaklanjuti penyerangan tenaga kesehatan (nakes) saat memakamkan jenazah pasien Covid-19 di Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa jika korban melaporkan peristiwa tersebut.

"(Kalau ada laporan) akan kami tindaklanjuti," kata Kapolres Tegal, AKBP Muhammad Iqbal Simatupang, Kamis (24/9/2020).

Iqbal mengaku sudah mengecek ke lokasi kejadian usai peristiwa tersebut dan memastikan situasi sudah kondusif. 

"Dugaan penganiayaan belum ada karena kami di sana, ada Kapolsek dan Pak Danramil. Saya juga sempat datang ke Polsek untuk ngecek setelah peristiwa itu," ujarnya.

Baca Juga:Tarik Subsidi, Malaysia Patok Biaya Karantina COVID Khusus WNA Rp 16 Juta

Menurut Iqbal, peristiwa tersebut dipicu jatuhnya peti jenazah karena salah satu tali tambang yang digunakan untuk menurunkan peti jenazah ke liang lahat terlepas.

"Jadi pada saat menurunkan peti jenazah petugas pemakaman tergelincir karena tanah dekat liang lahat licin‎. Kemudian ada suara peti jatuh disangka warga petugasnya melempar peti jenazah," jelas Iqbal.

Iqbal mengatakan,‎ usai insiden itu petugas pemakaman sudah meminta maaf kepada warga karena tergelincir ketika menurunkan peti jenazah. 

"Selain karena peti jenazah disangka dilempar, mungkin suasana kebatinan keluarga juga sedang sedih ‎sehingga terpancing emosi," ucapnya.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Iqbal menyatakan pihaknya akan lebih intens melakukan pendekatan ke keluarga, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga:Viral Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Gelar Konser Dangdut, Publik Murka

"Penjagaan dari kepolisian bersama TNI juga akan tetap ada apabila ada pemakaman pasien Covid-19," ujarnya.

Sebelumnya, keributan terjadi saat proses pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Dukuh Sawangan, Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal.

Keributan terjadi pada Selasa (22/9/2020) sekitar pukul 13.45 WIB antara warga setempat dan Tim Gugus Tugas Covid-19 yang sedang melakukan memakamkan jenazah pasien Covid-19.

Keributan pecah ketika ratusan warga yang menyaksikan pemakaman‎ menyerang enam petugas dari RSUD dr Soeselo dan relawan PMI Kecamatan Bumijawa yang sedang menurunkan peti jenazah ke liang lahat.

Akibat kejadian itu, dua petugas pemakaman yang berasal dari RSUD dr Soeselo mengalami luka-luka. Identitas keduanya yakni Ida Wahyu (41), dan Waras (38).

Selain menyerang petugas pemakaman, warga juga sempat merusak mobil Tim Reaksi Cepat (TRC) Kecamatan Bumijawa yang berada di lokasi pemakaman. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak