Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bersalaman dengan Warganya, Kades di Banyumas Dinyatakan Positif Covid-19

Budi Arista Romadhoni Kamis, 24 September 2020 | 18:05 WIB

Bersalaman dengan Warganya, Kades di Banyumas Dinyatakan Positif Covid-19
Sampel darah yang terindikasi positif virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Kades tersebut sempat bingung kenapa dirinya bisa positif Covid-19, rupanya dia pernah bersalaman dengan pasien positif Corona yang merupakan warganya

SuaraJawaTengah.id - Beredar informasi Kepala Desa Kedondong, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Suratman dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab. Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Suratman membenarkannya.

Menurutnya saat ini dirinya dalam kondisi baik dan menjalani isolasi mandiri di Rumah Sakit Siaga Medika Banyumas.

"Saya itu gejala itu tidak ada. Batuk, pilek, itu tidak ada sama sekali. Hanya demam biasa tapi di cek normal. Darah ya normal, suhu ya normal. Nah setelah saya menjalani isolasi di sini, kemarin dokter memeriksa, nah pihak rumah sakit menyampaikan baru gejala ringan," katanya melalui sambungan telepon, Kamis (24/9/2020).

Dengan kondisi seperti ini, dia merasa bingung. Karena ia merasa dalam kondisi sehat. Ia mendapatkan hasil swab pertama pada tanggal 16 September kemarin.

Awal ia dinyatakan positif Covid-19 bermula saat salah satu warganya terlebih dahulu Positif Covid-19. Ia sempat kontak erat dengan salah satu warga tersebut.

"Itu ada warga kita yang awalnya terindikasi virus. Terus pas tanggal 6 apa 7 September atau berapa lah saya lupa, ia ke balai desa kita. Nah ternyata kondisinya lagi sakit. Setelah itu dia masuk ke balai desa salaman dengan saya dan perangkat-perangkat semua, kebetulan saat itu saya tidak pakai masker karena saya sedang di ruangan," jelasnya.

Selang berapa hari kemudian, warga tersebut menajalani perawatan di RS Wiradadi dan dinyatakan positif. Karena khawatir tertular akhirnya Suratman meminta rapid test di Puskesmas.

"Ternyata punya saya reaktif. Setelah itu saya di swab. Nah selang berapa hari hasilnya keluar saya ternyata positif. Tapi saya tidak punya gejala demam," ujarnya.

Jika tidak mundur dirinya akan kembali menjalani test swab pada esok hari. Sementara itu, untuk pelayanan masyarakat sementara ditutup terlebih dahulu.

"Untuk pelayan ada instruksi ditutup sementara. Tapi jika ada yang keperluan mendesak, sudah saya suruh untuk datang ke rumah pak carik. Pelayan tetap berjalan untuk yang urjen-urjen," ujarnya. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait