Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wisata New Normal, Perosotan Raksasa Dusun Semilir Bisa Jadi Pilihan

Budi Arista Romadhoni Sabtu, 26 September 2020 | 20:00 WIB

Wisata New Normal, Perosotan Raksasa Dusun Semilir Bisa Jadi Pilihan
Wahana Prosotan di Dusun Semilir (Suara.com/Dafi Yusuf)

Sedang viral, perosotan raksasa di Dusun Semilir ini diserbu para wasatawan

SuaraJawaTengah.id - Wahana Perosotan raksasa yang ada di Dusun Semilir Kota Semarang dapat menjadi pilihan bagi para pemburu foto selfie. Saat ini, wahana tersebut sedang viral karena warna perosotan tersebut seperti pelangi setinggi gedung 5 lantai.

Layaknya sebuah pelangi, di perosotan tersebut ada warna merah, kuning, hijau, ungu dan oranye yang memperindah frame untuk foto. Agar tidak melukai pengunjung, perosotan tersebut juga dilapisi dengan kain yang halus. 

Marketing Komunikasi Dusun Semilir, Irene mengatakan, wahana perosotan yang ada di Dusun Semilir merupakan wahana yang paling laris. Untuk menikmati wahana tersebut cumu perlu membayar Rp15 ribu rupiah. 

"Wahana itu memang yang paling laris. Mungkin karena baru dan bagus untuk dibuat selfie," jelasnya kepada Suara.com, Sabtu (26/9/2020). 

Ia menyebutkan, untuk hari-hari biasa pengunjung di wahana tersebut bisa mencapai Rp2 ribu pengunjung. Sedangkan untuk hari libur bisa sampai Rp7 ribu pengunjung. 

"Selama pandemi memang kita batasi pengunjung yang ingin ke Dusun Semilir," ucapnya. 

Selain perosotan, di Dusun Semilir juga terdapat wahana yang lain seperti Gondala, Trem, Kereta Wisata dan Genjot. Jika ingin menikmati wahana tersebut cukup mengeluarkan  biaya Rp15 ribu hingga Rp20 ribu untuk satu wahana. 

"Untuk prosotan Rp15 ribu, Gondala Rp25 ribu, Term Rp20 ribu, Kereta Wisata Rp20 ribu dan Mobil Genjot Rp15 ribu," katanya. 

Selain itu, untuk memasuki Dusun Semilir pengunjung wajib mematuhi Protokol Kesahatan, mulai dari manggunakan masker, pengecakan suhu tubuh, cuci tangan, menggunakan Hand Sanitizer dan jaga jarak. 

"Setiap 10 menit juga selalu diinformasikan kepada pengunjung mengenai protokol kesehatan," imbuhnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait