alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ada dua Pelaku, Kerabat Jokowi Diduga Tewas Akibat Hantaman di Kepala

Budi Arista Romadhoni Jum'at, 23 Oktober 2020 | 10:11 WIB

Ada dua Pelaku, Kerabat Jokowi Diduga Tewas Akibat Hantaman di Kepala
Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas, memberikan keterangan kepada pers terkait kasus pembunuhan istri dokter pada Kamis (22/10/2020). [Solopos/ Indah Septiyaning W]

Ada hubungan bisnis dari pelaku terhadap korban Yulia yang merupakan kerabat Presiden Jokowi

SuaraJawaTengah.id - Polres Sukoharjo telah menangkap dua terduga pelaku pembunuhan kerabat Presiden Jokowi, Yulia (42) warga Wonogiri.

Satu pelaku berinisial EP, warga Sukoharjo yang disebut-sebut merupakan karyawan usaha korban yang merupakan pengusaha sandal tersebut.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas menjelaskan, korban meregang nyawa diduga akibat hantaman benda tumpul di bagian kepala.

"Jadi korban ini mengalami luka di kepala di antaranya trauma atau memar di rahang bagian kiri dan dahi. Dugaan trauma akibat benturan benda tajam yang kemudian dibakar di mobil," kata Bambang Yugo, Jumat (23/10/2020). 

Yugo memaparkan, dugaan pembunuhan telah terindikasi sejak awal olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dukuh Cendana, Sugihan, Bendosari, Sukoharjo. 

Bahkan dari olah TKP Labfor Polda Jawa Tengah juga ditemukan barang bukti sementara jerigen, sisa pembakaran, tas berisi kunci kendaraan milik korban yang identitas tinggal di Pasar Kliwon Kota Solo.

"Melihat kondisi ditemukan korban duduk dibelakang mobil yang terbakar, pelaku ini diduga membakar dari belakang korban tersebut," ujarnya.

Ditreskrimum Polda Jateng, Wihastono, menyebut dua pelaku ditangkap berturut-turut sejak Kamis dini hari sekira pukul 03.00 WIB. Antara pelaku dan korban saling mengenal karena terlibat dalam hubungan bisnis. 

Hasil pemeriksaan sementara, motifnya terkait dengan hubungan bisnis tersebut. Korban dibunuh lantaran tak mau membayar ke pelaku. 

"Korban dibunuh dengan dipukul dengan linggis di kandang ayam," ujar dia.
 
Selanjutnya tubuh korban dimasukkan ke dalam mobil dan kemudian dibakar. Aksi pembakaran mobil ini diduga untuk menghilangkan jejak. Tapi ternyata keburu diketahui warga dan berhasil dipadamkan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait