Cerita Sekeluarga Isolasi Mandiri: Tak Ada Bantuan, Tetangga Antar Makanan

Satu keluarga di Kota Tegal melakukan isolasi mandiri, mereka dijaga oleh tetangganya, hingga makanan setiap hari dipenuhi oleh para warga sekitar

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 30 Oktober 2020 | 13:37 WIB
Cerita Sekeluarga Isolasi Mandiri: Tak Ada Bantuan, Tetangga Antar Makanan
Seorang anak dibalik jendela kaca di Kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal yang sedang isolasi mandiri bersama keluarganya. (Suara.com/F Firdaus)

Salah satu tetangga Alif, Wiwik, 49, menyebut kemanusiaan menjadi alasannya ikut memberikan bantuan kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri.

"Karena kemanusiaan saja, ingin ‎membantu. Kebetulan di rumah salah satu keluarga yang positif dan isolasi mandiri ada murid saya di PAUD. Harapannya supaya dia bisa nyaman isolasi mandiri. Tidak perlu keluar rumah," ujar dia.

‎Ketua RT 2 RW 2 Kelurahan Kejambon, Wisantoro mengatakan, terdapat 14 orang warga yang positif Covid-19.

"Awalnya ketahuan ada satu warga yang istrinya positif meninggal. Akhirnya di-tracking‎ yang serumah dan beberapa tetangga depan dan belakangnya. Hasilnya keluar 14 orang positif. Itu dari 7 tujuh keluarga. Itu rata-rata isolasi mandiri sejak minggu lalu," ujarnya.

Baca Juga:Lembaga Internasional Ramal Tahun 2020 Ekonomi RI Minus 1,7 Persen

‎Menurut Wisantoro, bantuan yang diantarkan ke rumah keluarga yang sedang menjalani isolasi mandiri merupakan inisiatif dari warga. Bantuan lalu dihimpun ibu-ibu.

"Ini bagian dari Jonggo Tonggo. Selain mengantar makanan, kami kasih semangat. Kami juga edukasi ke warga lainnya supaya taat protokol kesehatan dan tidak mengucilkan warga yang positif," ujar dia.

Sementara itu bantuan paket sembako dari Pemkot Tegal baru disalurkan Rabu (28/10/2020) setelah Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Habib Ali Zainal Abidin ‎yang datang untuk memberikan bantuan berinisiatif menelepon Dinas Kesehatan.

Habib Ali meminta pemkot mencukupi kebutuhan warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah agar isolasi mandiri bisa berjalan efektif mencegah penularan.

"Harus tercukupi kebutuhannya, agar tidak sampai keluar rumah. Jika sampai keluar rumah‎ nanti membahayakan yang lain," ujarnya.

Baca Juga:Harapan baru, Kecerdasan Buatan Ini Bisa Deteksi Covid-19 Lewat Suara Batuk

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, Sri Primawati Indraswari, bantuan untuk warga yang isolasi mandiri di Kelurahan Kejambon‎ akan kembali disalurkan. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini