Pengalaman berat
Setelah itu, Denny Caknan mengutarakan beratnya dalam melahirkan lagu Kartonyono. Hal itu dirasakan Denny karena berasal dari anak penjual cilok keliling, keluarganya sering diremehkan.
Bahkan kuliahnya pun sampai tersendat karena keterbatasan biaya dan enokomi keluarganya.
"Untuk membiayai itu saya kerja jadi penyapu pegawai outsourcing dinas LHK," ucapnya.
Inspirasi besar dan energi Denny Caknan dalam berkarya adalah dengan mencontoh perjuangan almarhum Didi Kempot.
Baca Juga:Merapi Siaga, Ganjar: Tidak Usah Panik, Tapi Tetap Waspada
"Dulu sebelum saya melahirkan lagu Kartonyono medot janji itu saya sering sowan beliau (Didi Kempot) sharing pengalaman, pengetahuan tentang dunia musik," katanya.
Denny Caknan pun masih ingat pesan Didit Kempot hanya satu yakni berkarya, berkarya dan berkarya.
Ia pun awalnya tak mengira lagu Kartonyono akan boom di Tanah Air, pasalnya lagu itu hanya sederhana mengisahkan kisah cinta dengan latar belakang yang jauh dari kota yaitu perempuan Kartonyono.
"Mulanya banyak teman-teman curhat putus cinta, waktu itu saya melihat perempuan Kartonyonolagi dibongkar. Ya akhirnya jadi lagu itu," tutupnya.
(FN)
Baca Juga:Digugat Pengusaha Soal UMP, Buruh: Dukung Penuh Keputusan Pak Ganjar