Solo Tebar Ancaman Karantina, Jogja Gelar Karpet Merah untuk Wisatawan

Meski kasus Covid-19 di Jogja tinggi, Pemerintah DIY lebih menerapkan standar protokol kesehatan di tempat wisata

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 11 Desember 2020 | 16:05 WIB
Solo Tebar Ancaman Karantina, Jogja Gelar Karpet Merah untuk Wisatawan
Ilustrasi bahagia

Pihaknya juga terus mendorong implementasi aplikasi visiting Jogja untuk reservasi wisatawan. Hal ini sangat efektif karena untuk wisatawan saat kunjungi destinasi tidak timbulkan antrean.

Kemudian dengan visiting Jogja, data wisatawan terekam lengkap. Visiting Jogja bisa diakses melalui aplikasi maupun website.

Sedangkan untuk warga Jogja, ia mengimbau agar berwisata di dalam DIY saja. Selain mengurangi risiko penularan dari luar daerah, wisata di dalam daerah juga akan turut mendukung pemulihan ekonomi sektor pariwisata DIY.

Singgih menambahkan, setiap kegiatan wajib mengantongi izin. Jika terjadi kerumunan, masyarakat bisa melaporkan ke hotline Satpol PP DIY, sehingga bisa langsung ditangani. Ia mencontohkan seperti eventIndonssia Scooter Festival beberapa waktu lalu, yang meski sudah mengantongi izin, bisa dibubarkan di tengah jalan karena menimbulkan kerumunan.

Baca Juga:Suara Bajo Mlorot, Dapat Dukungan 38.831, Hasilnya Tidak Sesuai Kenyataan

Sebelumnya diberitakan Pemerintah Kota Surakarta akan menerapkan aturan tegas pada libur akhir tahun ini. Aturannya yaitu akan mengkarantina para pandatang termasuk wisatawan.

Hal itu memunculkan reaksi para kalangan pengusaha. Kebijakan tersebut akan memperburuk kondisi ekonomi di Kota Solo

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini