alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tragis! 2 Penambang Asal Jawa Tengah Tewas Tertimbun Emas, Ini Kondisinya

Ronald Seger Prabowo Rabu, 13 Januari 2021 | 16:33 WIB

Tragis! 2 Penambang Asal Jawa Tengah Tewas Tertimbun Emas, Ini Kondisinya
Tim BPBD gabungan saat akan berangkat melakukan pencarian penambang emas yang tertimbun di Solok Selatan. [Suara/Istimewa]

Semua penambang emas tersebut berasal dari Jawa Tengah (Jateng).

SuaraJawaTengah.id - Dua penambang emas asal Jawa Tengah (Jateng) dikabarkan tewas tertimbun material di kawasan Nagari Abai, Kecamatam Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar).

Dua penambang yang meregang nyawa itu adalah Yudi Purnomo (32) dan Sugito (32). Total ada enam penambang yang mengalami musibah tersebut yang semuanya berasal dari Jateng.

Dua lainnya selamat dan dua orang penambang masih dalam pencarian. Semua penambang emas tersebut berasal dari Jawa Tengah (Jateng).

Sedangkan korban selamat bernama Rivan Syaifudin (28) dan Aji (30). Sementara itu, korban bernama Miyanto (51) dan Yulistiyono (51) hingga kini masih dalam pencarian.

Baca Juga: Kereta Api Tabrak Bus Trans Padang: Sopir Terpental, Pramugara Pingsan

Kabar itu dibenarkan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Padang, Asnedi.

"Kami dapat laporan baru kemarin. Setelah itu kami kerahkan satu pleton personel untuk membantu pencarian dua korban yang masih tertimbun material," katanya kepada SuaraSumbar.id, Rabu (13/1/2021).

Sampai hari ini, pihaknya belum menerima laporan terkait keberadaan dua korban yang masih dicari. "Sesuai SOP, batas pencarian dilakukan selama tujuh hari kerja. Jika memang belum ditemukan, pencarian akan dihentikan dan tunggu untuk proses selanjutnya," jelasnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto juga membenarkan peristiwa tersebut.

"Kami masih akan berkoordinasi dengan Kapolres setempat dan juga berkoordinasi dengan BPBD, Basarnas maupun pihak yang terlibat," katanya.

Baca Juga: Positif Covid-19 di Sumbar Bertambah 111 Orang, Meninggal 6

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait