alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Waspada! Viral Modus Pemerasan, Kabel Mesin Mobil Dicabut saat Parkir

Farah Nabilla | Gagah Radhitya Widiaseno Kamis, 14 Januari 2021 | 12:34 WIB

Waspada! Viral Modus Pemerasan, Kabel Mesin Mobil Dicabut saat Parkir
Ilustrasi parkir paralel. [Shutterstcok]

Pemobi wajib mewaspadai akan modus pemerasan ini.

SuaraJawaTengah.id - Sebuah kasus pemerasan dialami oleh seorang pengguna Facebook kala dirinya sedang mengendarai mobil.

Aksi ini dicurigai sebagai modus pemerasan lantaran orang yang mengikutinya mencoba mengelabui korban dengan cara berpura-pura memperbaiki mobil.

Seperti diunggah oleh akun Facebook Ruly Ttnt Wsh, sebuah aksi pemerasan dengan modus baru yakni mencopot kabel bensin mobil yang tengah parkir di pinggir jalan.

Pemilik mobil awalnya tidak tersadar kalau kabel bensinnya sudah dicopot pelaku. Pemilik dengan santainya mengendarai mobilnya seperti tidak terjadi apa-apa.

Baca Juga: Crazy Rich Medan Insomnia, Malah Iseng Beli Mobil Tesla Rp 1,5 Miliar

Namun, pelaku berinisiasi untuk membuntuti calon korban tadi dengan mobilnya. Selang beberapa meter, mobil korban pun mati mesinnya dan tidak bisa dinyalakan.

Lalu pelaku bak pahlawan datang untuk menolongnya dengan maksud untuk memperbaiki masalah yang terjadi pada mobil korban.

Curhat warganet tentang modus pemerasan baru pada pemobil (Facebook)
Curhat warganet tentang modus pemerasan baru pada pemobil (Facebook)

Pelaku berpura-pura menceritakan masalah yang terjadi pada mobil korban dan kemudian ia meminta sejumlah uang untuk membeli onderdil.

Korban pun menurut dan memberikan sejumlah uang ke pelaku. Nah di saat lengah, pelaku pun lalu menyambungkan kabel bensin tersebut.

Lalu pelaku meminta uang lagi ke korban. Ketika korban sudah memberikan uang dan tampak lengah, pelaku langsung menggeber mobil korban dan meninggalkan korbannya.

Baca Juga: Persoalan Kabel Semrawut, Ini Kata Pemkot Tangsel

Insiden ini terjadi dalam sehari bisa mencapai 3 kali. Tiga unit mobil sudah berhasil dibawa pelaku.

Pengunggah pun memberi pesan kepada pemilik mobil jika mengalami macet di tengah jalan. Lebih baih menghubungi bengkel resmi atau bengkel sekitar yang buka dan tetap berada di dekat mobil.

Karena jika orang asing yang memperbaikinya, bisa-bisa kasus seperti di atas terjadi lagi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait