alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Wedhus Gembel Meluncur Hingga 3 KM

Budi Arista Romadhoni Kamis, 28 Januari 2021 | 10:56 WIB

Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Wedhus Gembel Meluncur Hingga 3 KM
Aktivitas Gunung Merapi pada Kamis (28/1/2021). (Instagram/@bpptkg)

Dalam kurun waktu 24 jam merapi telah 52 kali memuntahkan awan panas atau wedhus gembel

SuaraJawaTengah.id - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) kembali menginfokan terdapat peningkatan aktivitas Gunung Merapi. Terbaru, terdapat awanpanas guguran Gunung Merapi tanggal 28 Januari 2021 pukul 10:13 WIB.

Informasi itu diunggah pada akun resmi Instagram BPPTKG @bpptkg. "Awanpanas tercatat di seismogram dengan amplitudo 69 mm & durasi 175 detik, tinggi kolom tak teramati, cuaca berkabut, estimasi jarak luncur 2000 m ke arah barat daya (hulu Kali Krasak & Boyong)," tulis akun tersebut. 

Dilansir dari Solopos.com, Gunung Merapi dalam kurun waktu 24 jam telah 52 kali memuntahkan awan panas. Jarak semburan awan panas gunung berapi yang ada di perbatasan Jawa Tengah dan DIY itu kini makin jauh.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pada periode pengamatan Rabu (27/1/2021) mencatat ada 52 kali rentetan kejadian awan panas. Sedangkan pada periode pengamatan Kamis (28/1/2021) pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB tidak ada luncuran awan panas.

Baca Juga: Potensi Erupsi Merapi Makin Besar, 150 Warga Turgo Ngungsi ke Purwobinangun

"Pada periode Rabu teramati awan panas sebanyak 52 kali, amplitudo maksimal 77 milimeter, durasi 317.80 detik," kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida, Kamis (28/1/2021). 

Hanik menambahkan sejauh ini jarak luncur awan panas terjauh mencapai 3 kilometer dari puncak. Sementara arah luncuran menurutnya ke hulu Kali Krasak dan Boyong.

"Estimasi jarak luncur terjauh 3 kilometer ke arah barat daya yakni ke hulu Kali Krasak dan Boyong. Tinggi kolom teramati tersapu angin kencang dari barat ke timur rata puncak," jelas Hanik Humaida.

Selain awan panas guguran, Hanik menjelaskan pada periode Rabu juga teramati guguran lava sebanyak 4 kali.

"Guguran teramati 4 kali dengan jarak luncur maksimum 800 meter, arah barat daya di Kali Krasak, Boyong," ungkapnya.

Baca Juga: Hingga Rabu Siang Merapi Muntahkan 36 Kali Awan Panas, Jarak Terjauh 3 Km

Gempa Guguran

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait