alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

BLT Segera Dicairkan, PT Pos Indonesia: Tidak Ada Kerumunanan!

Ronald Seger Prabowo Sabtu, 30 Januari 2021 | 12:58 WIB

BLT Segera Dicairkan, PT Pos Indonesia: Tidak Ada Kerumunanan!
Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia Charles Sitorus [ANTARA/Aris Wasita]

Untuk memastikan bahwa yang bersangkutan merupakan keluarga penerima manfaat (KPM), harus ada kelengkapan kartu tanda penduduk dan kartu keluarga.

SuaraJawaTengah.id - Bantuan sosial tunai (BLT) terutama di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali segera disalurkan

Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia Charles Sitorus di Solo, memastikan tidak ada kerumunan masyarakat penerima saat penyaluran.

Dia memaparkan, selain memperbanyak titik, hal lain yang dilakukan adalah dengan meningkatkan frekuensi penyaluran bantuan.

"Untuk di Kota Surakarta masih perlu kami tingkatkan karena memang kondisi PSBB (PPKM) membuat kami harus lebih banyak, dan kelompoknya dibuat kecil-kecil supaya tidak terjadi kerumunan yang besar," katanya dilansir dari Antara, Sabtu (30/1/2021).

Baca Juga: Cara Daftar UMKM untuk BLT

Sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk penerima BLT sendiri tidak boleh diwakilkan oleh siapapun.

Untuk memastikan bahwa yang bersangkutan merupakan keluarga penerima manfaat (KPM), harus ada kelengkapan kartu tanda penduduk dan kartu keluarga.

Selain itu, dikatakannya, sebelum menerima uang tunai, penerima akan difoto wajah terlebih dahulu. Bahkan, ke depan foto tersebut akan disamakan dengan data yang ada di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

"Istilahnya 'face recognition', pengenalan wajah. Setelah itu baru kami kasih," katanya.

Sejauh ini tidak ada kendala terkait bantuan tersebut. Meski demikian, setiap saat pihaknya selalu melakukan pembaharuan data.

Baca Juga: THM di Balikpapan Nekat Buka Saat PPKM, Disanksi Denda Rp 250 Ribu

"Data yang diberikan Kemensos waktu kami datangi orangnya sudah meninggal atau pindah rumah. Bisa juga orangnya sudah tidak butuh bantuan lagi, sudah naik kelas," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait