alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Waduh! Pakai Nama Bupati Jepara, Penipu Akali Pengurus Vihara dan Pesantren

Budi Arista Romadhoni Jum'at, 19 Februari 2021 | 11:02 WIB

Waduh! Pakai Nama Bupati Jepara, Penipu Akali Pengurus Vihara dan Pesantren
Akun penipu yang mengatasnamakan Bupati Jepara Dian Kristiandi di WhatsApp. [Diskominfo Jepara].

Lewat pesan singkat, penipu memasang profil akun WhatsApp-nya menggunakan foto Bupati Jepara Dian Kristiandi

SuaraJawaTengah.id - Sejumlah pengurus vihara dan pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Jepara diresahkan dengan adanya penipuan yang mengatasnamakan Bupati Jepara, Dian Kristiandi. Penipuan itu dilakukan oknum melalui platform media sosial (Medsos) WhatsApp.

Penipu yang saat ini masih diburu itu menggunakan nomor telepon +62878 6050 8337. Lewat pesan singkat, penipu memasang profil akun WhatsApp-nya menggunakan foto Bupati Jepara Dian Kristiandi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jepara, Arif Darmawan mengatakan, pelaku berdalih meminta bantuan untuk meminta hibah bagi tempat peribadatan dengan atas nama Bupati Jepara Dian Kristiandi. Padahal, saat ini Pemkab Jepara tidak melakukan kegiatan tersebut.

Arif menyebut, tercatat sudah ada beberapa pengurus vihara yang melaporkan pesan penipu itu. Tidak hanya Vihara, ternyata ada juga ponpes yang mendapatkan pesan yang sama.

Baca Juga: Polisi Tangkap Penipu Bermodus Mantan Ajudan Bung Karno

Dengan adanya kejadian ini, Pemkab Jepara meminta kepada masyarakat, pengurus tempat ibadah agar tidak percaya dengan pesan singkat yang mengatasnamakan Bupati Jepara Dian Kristiandi, yang akan memberikan bantuan melalui transfer uang ke nomor rekening. 

"Sekali lagi, kalau mendapatkan telpon ataupun WA dari nomor tersebut tidak usah ditanggapi. Itu bukan nomor bupati," kata Arif, Jumat (19/2/2021).

Pihaknya melanjutkan, pesan yang dilakukan oknum tersebut dikhawatirkan, akan meminta sejumlah uang kepada korbannya. 

Maka pemkab mengeluarkan imbauan bahwa iming-iming bantuan itu tidak benar. Sedangkan nomor yang digunakan bukan nomor Bupati Jepara. 

"Saya informasikan kepada pengurus semua tempat idadah, pondok pesantren di Kabupaten Jepara untuk tidak merespon pesan via WA dan memberikan nomer rekening ke nomor yang mengatasnamakan Bupati Jepara," tegas Arif.

Baca Juga: Modus Twitter Please Do Your Magic Jual Kue, Diduga Penipuan!

Kontributor : Fadil AM

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait