alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Boleh Jualan Takjil, Taman Makam Pahlawan Purwokerto Diserbu Warga

Budi Arista Romadhoni Selasa, 13 April 2021 | 18:39 WIB

Boleh Jualan Takjil, Taman Makam Pahlawan Purwokerto Diserbu Warga
Warga memadati pasar tiban yang menjual takjil di halaman Taman Makam Pahlawan (TMP) Tanjung Nirwana Purwokerto, Selasa (13/4/2021). [Suara.com/Anang Firmansyah]

Pemerintah melonggarkan protokol kesehatan, pedagang takjil boleh berjualan di Taman Makam Purwokerto

SuaraJawaTengah.id - Pasar tiban yang menjual aneka hidangan buka puasa di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Tanjung Nirwana Purwokerto kembali dipadati pembeli. Hal ini berbeda dengan tahun lalu karena pasar tiban ini ditiadakan oleh pemerintah karena pandemi Covid-19.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pedagang mulai menjajakan jualannya selepas waktu asar. Hilir mudik warga serta lokasi parkir yang berada dipinggir jalan membuat arus lalu lintas tersendat. Oleh sebab itu bunyi klakson dari pengendara roda dua dan empat pun bersautan karena banyaknya warga yang menyeberang.

Kepadatan ini rupanya tak sepenuhnya disadari oleh warga. Penerapan protokol kesehatan pun masih belum terlalu ketat. Karena saat di lokasi, masih ada terdapat warga yang tak mengenakan masker. Padahal pemkab telah memberikan kelonggaran dengan dibolehkannya pedagang untuk berjualan agar.

Bupati Banyumas Achmad Husein, menjelaskan warga dibolehkan berdagang makanan takjil agar roda perekonomian kembali berjalan.

Baca Juga: Takjil Kekinian, Es Susu Kurma Nan Sehat dan Segar

"Mereka berusaha ya silakan, cuma kami berwenang untuk menata. Boleh silakan berjualan. Yang penting jangan bikin macet, lalu terapkan protokol kesehatan. Mereka harus membantu kita agar tetap sehat," katanya saat ditemui, Selasa (13/4/2021).

Meski sudah berjualan, Husein mengimbau agar makanan yang dijual sehat. Bahkan, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan sidak secara acak bersama BPOM Banyumas.

"UMKM kan itu, yang penting makanannya harus sehat. Nanti ada yang ngecek dari BPOM. Jadi kita sudah kerjasama untuk check point jenis makanannya akan diperiksa," terangnya.

Untuk mengatasi kemacetan, ia memerintahkan Dishub dan Satpol PP agar menertibkan agar lalun lintas tidak tersendat.

"Saya perintahkan Satpol sama Dishub agar ditertibkan. Tapi jangan dibubarkan, karena mereka lagi usaha. Tapi kita tata lah, supaya mereka tetap bisa berusaha, laku karena itu kan untuk pertumbuhan ekonomi bagi orang-orang kecil," lanjutnya.

Baca Juga: Ridwan Kamil Ingatkan Pembagian Takjil di Masjid Harus Patuhi Prokes

Sementara itu, Darsini warga RT 05 RW 02, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan, salah satu pedagang lauk mengatakan kondisi pada hari pertama bulan Ramadan belum ramai. Meski begitu ia tetap bersyukur karena sudah diperbolehkan kembali berdagang.

Di bulan Ramadhan penuh berkah ini, mari kita ringankan beban saudara sesama yang kesusahan. Berbagi sambil menambah amalan lewat sedekah makanan bersama Suara.com di laman Indonesia Dermawan. Untuk langsung meng-input jumlah sedekah silakan KLIK DI SINI!

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait