Indonesia Jadi Tempat Uji Coba Vaksin Nusantara yang Dikembangkan Amerika

Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 Wiku Adisasmito menyatakan jika Vaksin Nusantara dikembangkan di Amerika Serikat oleh peneliti asing.

Chandra Iswinarno | Stephanus Aranditio
Kamis, 15 April 2021 | 15:28 WIB
Indonesia Jadi Tempat Uji Coba Vaksin Nusantara yang Dikembangkan Amerika
Lab pembuatan Vaksin Nusantara di RSUP Kariadi [suara.com/Dafi Yusuf]

SuaraJawaTengah.id - Polemik Vaksin Nusantara yang terus menjadi perdebatan di kalangan politik hingga kesehatan terus menjadi kontroversi. Kekinian, Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 Wiku Adisasmito menyatakan jika Vaksin Nusantara dikembangkan di Amerika Serikat oleh peneliti asing.

Bahkan dia mengemukakan, Indonesia hanya dijadikan tempat uji coba vaksin tersebut.

"Vaksin nusantara adalah jenis vaksin yang dikembangkan di Amerika, dan diujicobakan di Indonesia," ucapnya dalam jumpa pers virtual, Kamis (15/4/2021).

Lantaran itu, dia meminta kepada tim peneliti Vaksin Nusantara yang digagas Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto untuk mematuhi hasil evaluasi dan rekomendasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca Juga:Pemerintah Minta Tim Vaksin Nusantara Patuhi Aturan BPOM

Dia juga menegaskan, semua vaksin yang digunakan di Indonesia harus seizin BPOM.

"Diharapkan tim pengembang vaksin nusantara dapat berkoordinasi dengan baik dengan BPOM agar isu yang ada terkait vaksin ini dapat terselesaikan," kata Wiku

Sebelumnya diberitakan, BPOM mengungkap mayoritas peneliti dan bahan komponen utama pembuatan Vaksin Nusantara bukan berasal dari Indonesia, melainkan mayoritas berasal dari Amerika Serikat (USA).

Hal tersebut berbeda dari klaim yang selama ini digaungkan sejumlah politisi, bahwa Vaksin Nusantara adalah vaksin buatan anak bangsa.

"Semua komponen utama pembuatan vaksin dendritik ini di Import dari USA, seperti antigen, GMCSF, medium pembuatan sel, dan alat-alat untuk persiapan," ujar Kepala BPOM Penny K. Lukito, dalam keterangan tertulis yang diterima suara.com, Rabu (14/4/2021).

Baca Juga:Pemerintah: Vaksin Nusantara Bukan Produk Indonesia, Tapi Amerika Serikat

Selain itu, BPOM menegaskan bahwa Vaksin Nusantara belum memenuhi Cara Pengolahan Yang Baik (Good Manufacturing Practices/GMP), Praktik Laboratorium yang Baik (Good Laboratory Practice/GLP), dan konsepnya belum jelas; terapi atau vaksin.

Oleh sebab itu, BPOM meminta tim peneliti untuk menghentikan sementara proses pengembangan vaksin dan kembali ke fase pra-klinik dengan melengkapi prosedur saintifik yang baik dan benar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak