alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ibu Mayor Eko Firmanto Awak KRI Nanggala Asal Tegal Yakin Anaknya Selamat

Ronald Seger Prabowo Jum'at, 23 April 2021 | 14:31 WIB

Ibu Mayor Eko Firmanto Awak KRI Nanggala Asal Tegal Yakin Anaknya Selamat
Orang tua Mayor Laut (P) Eko Firmanto, 36, menunjukkan foto anaknya di Desa Kaladawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Jumat (23/4/2021). [Suara.com/F Firdaus]

Orang tua Eko pertama kali mendapat kabar terkait peristiwa yang dialami KRI Nanggala 402 pada Rabu malam (24/4/2021).

SuaraJawaTengah.id - Mayor Laut (P) Eko Firmanto (36), diketahui merupakan salah satu awak kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di perairan Bali. Meski dilanda cemas, orang tua Eko di Kabupaten Tegal meyakini sang anak selamat.

Orang tua Eko yakni Rosita (56), dan Rakiyan‎ (59) tinggal di RT 13 RW 02 Desa Kaladawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal.

Keduanya ‎pertama kali mendapat kabar terkait peristiwa yang dialami KRI Nanggala 402 pada Rabu malam (24/4/2021). Kabar itu disampaikan istri Eko yang tinggal di Surabaya.

Baca Juga: Update Pencarian KRI Nanggala-402: TNI Kejar Temuan Titik Magnet

"Dapat kabar dari istrinya hari Rabu ba'da maghrib. Istrinya langsung ngabari adik mas Eko di sini yang lagi dinas di rumah sakit," kata‎ Rosita saat ditemui di rumahnya, Jumat (23/4/2021).

Sejak mendapat kabar itu, Rosita dan keluarga Eko di Tegal terus memantau perkembangan pencarian KRI Nanggala yang sedang dilakukan pemerintah melalui pemberitaan di media.

"Semoga mas Eko sehat selalu, segera kembali sama keluarga, orang tua. Minta tolong pemerintah suapaya dia bisa kembali," ujarnya.‎

‎Kendati dilanda cemas karena upaya pencarian berpacu dengan menipisnya persediaan oksigen di kapal, Rosita meyakini anak sulungnya itu bisa ditemukan dalam kondisi selamat. 

"Insya Allah selamat, hati saya percaya (kondisinya) sehat. Semoga cepat ditemukan," tuturnya.

Baca Juga: 21 KRI Dikerahkan ke Perairan Bali, Termasuk KRI Alugoro

‎Rosita mengungkapkan terakhir kali berkomunikasi dengan anaknya pada Sabtu (17/4/2021) atau tiga hari sebelum KRI Nanggala dilaporkan hilang kontak.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait