Sembilan Pasangan Tidak Resmi di Sragen Digrebek Saat Asik Ngamar di Hotel

Pasangan tidak resmi di Sragen itu digrebek saat asik ngamar di hotel pada bulan ramadhan

Budi Arista Romadhoni
Minggu, 25 April 2021 | 09:53 WIB
Sembilan Pasangan Tidak Resmi di Sragen Digrebek Saat Asik Ngamar di Hotel
KBO Satuan Samapta Polres Sragen Iptu Tukina menanyai sejumlah pasangan tak resmi yang digelandang ke Mapolres Sragen, Sabtu (24/4/2021) sore.[Istimewa/Polres Sragen]

SuaraJawaTengah.id - Penyakit masyarakat atau pekar rupanya tetap ditemukan di bulan Ramadhan. Di Kabupaten Sragen, sembilan pasangan tak resmi digrebek saat asik ngamar di beberapa hotel.  

Pasangan yang ngamar di bulan Ramadhan itu digerebek Satuan Samapta Polres Sragen dalam operasi pekat digelar Sabtu (24/4/2021) sore. Mereka digelandang ke Mapolres Sragen untuk pemeriksaan dan pendataan identitas.

Dilansir dari Solopos.com, Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi melalui Kasat Samapta Polres Sragen AKP Sunarjono saat dihubungi Sabtu malam, mengatakan sasaran operasi pekat itu berada di dua hotel, yakni Hotel Sukowati dan Hotel Pondok Indah.

Dia mengatakan satu pasangan bukan suami istri dipergoki saat ngamar di Hotel Sukowati Sragen. Pasangan tak resmi itu, ujar dia, berinisial S, 45, warga Plosorejo, Karangmalang, dan J, 40, warga Cemeng, Sambungmacan.

Baca Juga:Jadwal Imsakiyah Cianjur Minggu 25 April 2021

“Dari Hotel Sukowati, tim bergerak ke Hotel Pondok Indah Sragen. Di hotel itu berhasil menemukan delapan pasangan tidak resmi. Dari pasangan itu, ada pemuda berumur 20 tahun kencan dengan perempuan berumur 43 tahun," ucapnya.

"Ada pula laki-laki berumur 20 tahun bersama perempuan 24 tahun. Bahkan ada remaja berumur 17 tahun kencan bersama perempuan berumur 23 tahun. Ada juga perempuan berumur 19 tahun bersama laki-laki berumur 21 tahun,” imbuhnya.

Dia mengatakan delapan pasangan tak resmi itu ada yang berasal dari Kabupaten Ngawi, Wonogiri, Demak, Sukoharjo, Tangen Sragen, Ngrampal Sragen, Gemolong Sragen, Karangmalang Sragen, Sukodono Sragen, Mondokan Sragen, dan Sidoharjo Sragen.

Sunarjono mengatakan operasi pekat ini dilakukan saat Ramadhan dengan tujuan agar warga bisa khusyuk menjalankan puasa dan sebagai upaya meminimalisasi persebaran Covid-19.

“Selain hotel, operasi pekat ini juga menyasar operasi minuman keras, dan petasan. Operasi ini akan terus dilakukan selama Ramadhan,” ujarnya.

Baca Juga:Kabar Gembira! Harga Daging Ayam Berangsur Turun

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak