alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemkot Pekalongan Minta Masyarakat Tak Ragu Disuntik Vaksin Covid-19

Erick Tanjung Selasa, 27 April 2021 | 15:00 WIB

Pemkot Pekalongan Minta Masyarakat Tak Ragu Disuntik Vaksin Covid-19
Ilustrasi--Suntik vaksin Covid-19 bagi warga lanjut usia atau lansia di Puskesmas Kelurahan Petojo, Jakarta, Rabu. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Kami terus mendorong masyarakat, khususnya lanjut usia, melakukan vaksin Covid-19 untuk melindungi kesehatan mereka karena vaksinasi terbukti aman," kata Slamet.

SuaraJawaTengah.id - Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Jawa Tengah meminta masyarakat tidak ragu atau takut untuk divaksin Covid-19 karena vaksinasi terbukti aman bagi kesehatan tubuh manusia dari penularan virus corona.

"Kami terus mendorong masyarakat, khususnya para lanjut usia, melakukan vaksin Covid-19 untuk melindungi kesehatan mereka karena vaksinasi terbukti aman," kata Kepala Dinkes Kota Pekalongan Slamet Budiyanto di Pekalongan, Selasa (27/4/2021).

Dia mengatakan pada umumnya kesadaran para lanjut usia atau kelompok rentan Covid-19 cukup tinggi dalam melakukan vaksinasi dosis pertama dan kedua. Pemkot melalui fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), kata dia, membuka layanan vaksin Covid-19 selama empat hari, yaitu Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat.

Pihaknya telah menginformasikan kepada para camat dan lurah untuk menyebarluaskan info vaksinasi itu kepada kalangan lansia. "Kami siap memfasilitasi pelayanan kesehatan vaksinasi COVID-19 pada lansia setiap hari Selasa hingga Jumat. Silakan bagi masyarakat yang akan melakukan vaksinasi secara gratis," katanya.

Baca Juga: Uji Coba PTM Tahap Dua Digelar, Ganjar: Saya Izinkan Sekolah Tambah Kelas

Ia mengatakan cakupan masyarakat yang melakukan vaksin masih rendah, yaitu sekitar 5.000 dari 19.000 orang sehingga pemkot terus menggenjot pelaksanaan program itu agar sasaran dapat tercapai.

"Memang jumlah vaksin yang ada bergantung droping dari Pemprov Jateng dari pemerintah pusat tetapi kami berusaha mencapai target sasaran paling lambat akhir Juni 2021," katanya. (Antara)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait