"Kalau di tempat wisata kita sampel acak hasilnya negatif semua. Jumlahnya sekitar 50-an orang dalam sehari," ujarnya.
Sedangkan untuk pemudik, Hendadi menyebut ada 3.200 orang yang menjalani rapid test antigen dari total 21.000 pemudik yang pulang ke Kabupaten Tegal. Dari jumlah itu, 30 orang di antaranya positif Covid-19.
"Kita langsung suruh isolasi yang positif dan kontak eratnya kita tracing terus kami swab juga. Nah ini sekeluarga diisolasi dengan diawasi Satgas Desa dan Jogo Tonggo," ujarnya.
Menurut dia, pemudik yang positif Covid-19 tersebut tersebar di semua kecamatan. Mereka rata-rata mudik dari Jakarta.
Baca Juga:Pedagang Demo Minta Wisata Kolam Air Cikoromoy Pandeglang Dibuka
"Semua puskesmas ambil sampel pemudik. kita tidak bisa semua tapi sampel. Paling tidak dari sampling itu menggambarkan lah, yang positif kurang dari satu persen. Kalau yang tidak dirapid test atau yang negatif itu jumlahnya banyak dan tidak bersama-sama. Jadi kita hanya koordinasi dengan Satgas Desa untuk memantau," ujarnya.
Kontributor : F Firdaus