facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ruang Isolasi di Kota Semarang Penuh, Pasien Antre di Luar, Ini Penjelasan Wali Kota

Budi Arista Romadhoni Selasa, 15 Juni 2021 | 13:28 WIB

Ruang Isolasi di Kota Semarang Penuh, Pasien Antre di Luar, Ini Penjelasan Wali Kota
Antrean pasien Covid-19 di Rumah Dinas Wali Kota Semarang Senin (14/6/2021) malam. [Istimewa]

Beredar video menunjukan pasien Covid-19 yang hendak melakukan isolasi di Kota Semarang harus antre sampai di luar ruangan

SuaraJawaTengah.id - Beredar video yang memperlihatkan tempat isolasi di Rumah Dinas Wali Kota Semarang penuh membuat geger masyarakat.

Dalam video tersebut memperlihatkan pasien isolasi yang harus mengantre untuk memasuki Rumah Dinas Wali Kota Semarang. Selain itu  juga terlihat beberapa ambulan yang juga ikut berjejer di lokasi tersebut.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi membenarkan jika tempat isolasi di Rumah  Dinas Wali Kota Semarang memang sempat penuh. Namun  pagi tadi pasien yang isolasi di tempat tersebut sudah berkurang.

"Jadi jumlahnya fluktuatif, tadi malam memang benar namun pagi tadi ada banyak yang keluar 80 orang," jelasnya saat ditemui di Kantor Wali Kota Semarang, Selasa (15/6/2021).

Baca Juga: Jelang Jakarta Genting COVID-19, 5.453 Pasien Dirawat di Wisama Atlet

Antrean pasien Covid-19 di Rumah Dinas Wali Kota Semarang Senin (14/6/2021) malam. [Istimewa]
Antrean pasien Covid-19 di Rumah Dinas Wali Kota Semarang Senin (14/6/2021) malam. [Istimewa]

Menurutnya tingkat kesembuhannya begitu cepat pasien Covid-19 yang ada di rumah dinas. Unntuk itu, masyarakat tak perlu risau.

"Soal  isu tentang penuhnya rumah sakit memang iya namun  kalau ruang isolasi itu tidak," katanya.

Dia mengatakan, angka Covid-19 yang tinggi disebabkan karena tingkat kedisiplinan warga  mulai  menururn. Banyak  hal yang telah diabaikan  oleh  masyarakat. Kuncinya adalah saling menjaga antara satu dengan yang lainnya.

"Kalau habis kegiatann itu cuci tangan, harus disiplin saling menjaga," katanya.

Petugas tampak buru-buru mengenakan baju pelindung atau APD saat pasien Covid-19 penuhi Rumah Dinas Wali Kota Semarang Senin (14/6/2021) malam. [Istimewa]
Petugas tampak buru-buru mengenakan baju pelindung atau APD saat pasien Covid-19 penuhi Rumah Dinas Wali Kota Semarang Senin (14/6/2021) malam. [Istimewa]

Beberapa kali dia menemui pasien Covid-19  kebanyakan mereka diisolasi di rumah dinas dengan keluarga. Hal itu menunjukan jika penyebarannya sudah sampai pada lingkup yang paling kecil.

Baca Juga: Pasien Covid-19 Meninggal di Jateng, 87 Persen Karena Belum Divaksin

"Beberapa kali saya temui warga yang isolasi, saya anya di sini dengan siapa, ternyata dengan  suaminya," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait