facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Niat Hati Kerabat Bupati Tegal Takziah, Muncul Klaster 40 Orang Positif

Ronald Seger Prabowo Rabu, 30 Juni 2021 | 22:02 WIB

Niat Hati Kerabat Bupati Tegal Takziah, Muncul Klaster 40 Orang Positif
Petugas melakukan simulasi penerimaan pasien OTG COVID-19 dan tanpa komorbid untuk isolasi di Hotel Cik's Mansion, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/6/2021). [ANTARA/Mentari Dwi Gayati]

Klaster penularan tersebut muncul bermula dari adanya salah seorang kerabatnya yang positif Covid-19 setelah menjalani rapid test antigen.

SuaraJawaTengah.id - ‎Sebanyak 40 orang di Desa Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal terpapar Covid-19 setelah ada warga bertakziah ke pasien positif Covid-19 yang meninggal. Tiga orang di antaranya harus dirawat di rumah sakit.

Bupati Tegal Umi Azizah mengatakan, klaster penularan tersebut muncul bermula dari adanya salah seorang kerabatnya yang positif Covid-19 setelah menjalani rapid test antigen.

Ketika ditelusuri riwayat bepergiaannya, warga Desa Tuwel, Kecamatan Bojong itu bersama warga lainnya diketahui sempat pergi bertakziah ke Desa Gendowang, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang dan Desa Kedawung Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal.

"Belakangan diketahui jika mereka yang meninggal dunia itu positif Covid-19," ujar Umi yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal dalam ketarangannya, Rabu (30/6/2021).

‎Menyusul temuan satu warga yang positif tersebut, warga lain yang ikut takziah langsung dilacak. Mereka ada yang mengalami gejala sakit seperti demam, sakit kepala, radang tenggorokan, nyeri persendian, diare hingga hilang indera penciuman. 

Baca Juga: 2.000 Anak Terpapar Covid-19 di Sumut dalam 6 Bulan, Usia SD Paling Rentan

Umi pun langsung meminta Puskesmas Bojong untuk melakukan tes swab antigen massal.‎ Pada tes swab massal pertama yang digelar di SMP NU 01 Bojong, Sabtu (26/6/2021), ada 21 orang terkonfirmasi positif dari total 53 orang yang dites.

"Kemudian hari Senin (28/6/2021), tes swab massal kedua dilakukan yang diikuti 73 orang dengan hasil 19 orang positif Covid-19. Jadi totalnya 40 orang positif, satu diantaranya warga Desa Mucanglarang, Kecamatan Bumijawa,” imbuh Umi.

Umi menjelaskan, warga yang mengikuti tes swab tidak hanya warga yang mengikuti takziah dan kontak erat, melainkan juga warga Desa Tuwel lainnya yang memiliki gejala atau berisiko tinggi terpapar virus seperti tenaga kesehatan dan pedagang.

“Setelah dites, benar saja, warga yang positif Covid-19 tidak saja dari klaster takziah, tapi ada juga dari tenaga kesehatan, pedagang pasar tradisional dan pedagang di objek wisata Guci,” katanya.‎‎

‎Menurut Umi, mayoritas warga yang terpapar tersebut tinggal di satu RW di Desa Tuwel. Selain menjalani isolasi mandiri di rumah, ada tiga orang yang harus dirawat di rumah sakit. 

Baca Juga: Innalillahi, 1.180 Warga Sumbar Meninggal Terpapar Covid-19

"Tiga warga dirawat karena mengalami gejala sesak nafas dan memiliki riwayat penyakit penyerta," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait