Untuk itu, dia mengingatkan agar Satpol PP Kota Semarang yang bertugas di lapangan tak melakukan penegakan kepada masyarakat secara berlebihan.
Selain itu, dia juga memperingatkan agar petugas tak lagi berlebihan untuk melakukan penegakan.
"Kalau saya yang penting tak terjadi lagi petugas yang berlebihan," paparnya.
Sebelumnya, ideo penertiban PPKM yang dilakukan Satpol PP Kota Semarang malam tadi di Kecamatan Mijen viral di media sosial lantaran petugas menertibkan warung dengan cara menyemprotkan air.
Baca Juga:Enam Hari PPKM Darurat, Ridwan Kamil: Mobilitas Warga Turun 20 Persen
Video tersebut viral setelah diposting oleh akun instagram @infokejadiansemarang. Selain menyemprotkan air menggunakan mobil water canon, petugas juga terlihat mengamankan beberapa barang yang digunakan untuk jualan.
Sampai saat ini, postingan tersebut sudah dilihat ribuan akun. Video tersebut juga dibanjiri dengan komentar netizen. Bebepa netizen beranggapan bahwa Satpol PP Kota Semarang tajam kebawah.
"Tajam kebawah tumpul keatas yaa pak heheh," tulis akun @toptopher di kolom komentar.
Akun @hilariuserwin beranggapan jika penertiban yang dilakukan Satpol PP Kota Semarang itu tidak manusiawi.
"Parah, menertibkan boleh tapi tidak dengan cara yang tidak manusiawi gitu bos, ia emange kucing disemproti ngono, " katanya.
Baca Juga:PPKM Darurat, Dokter Ingatkan Tetap Jaga Imunitas Meski Hanya di Rumah Saja
Kontributor : Dafi Yusuf