alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

JelangLebaran Kurban, Gus Mus Bagikan Niat dan Tata Cara Salat Idul Adha di Rumah Saja

Ronald Seger Prabowo Senin, 19 Juli 2021 | 14:13 WIB

JelangLebaran Kurban, Gus Mus Bagikan Niat dan Tata Cara Salat Idul Adha di Rumah Saja
Ilustrasi salat, sholat, ibadah, berdoa. [Shutterstock]

Hukum salat sunnah Idul Fitri maupun Idul Adha hukumnya sunnah muakkad.

SuaraJawaTengah.id - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia resmi mengajurkan pelaksanaan ibadah salat Idul Adha di rumah. Hal ini berkaitan dengan melonjaknya kasus Covid-19.

Meski begitu, ada beberapa daerah yang masih diperbolehkan menggelar salat Idul Adha di masjid secara berjamaah. Asalkan daerah tersebut berada di zona hijau maupun zona kuning dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Lantas persoalan itu pun menimbulkan pertanyaan di khalayak publik. Bagaimana hukum dan tata cara salat Idul Adha baik dilaksanakan sendirian maupun berjamaah di rumah.

Melalui unggahan foto di akun instagram pribadinya, Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, K.H. Ahmad Mustofa Bisri membagikan hukum dan tata cara salat Idul Adha saat dilaksanakan di dalam rumah.

Baca Juga: Tadi Pagi Jemaah An Nadzir Gowa Salat Idul Adha 1442 Hijriah

Pria yang akrab disapa Gus Mus menjelaskan hukum salat sunnah Idul Fitri maupun Idul Adha hukumnya sunnah muakkad. Bisa dilaksanakan sendirian maupun berjamaah di rumah.

Hukum khutbah setelah salat Idul Adha hukumnya sunnah. Sehingga jika mampu boleh dilakukan, kalau pun tidak mampu boleh tidak dilakukan.

Kemudian Gus Mus menerangkan waktu pelaksanaan ibadah salat Idul Adha dimulai dari matahari terbit sampai tergelincirnya matahari.

Adapun niat dan salat Idul Adha diantaranya sebagai berikut:

Pertama, niat dengan bacaan latin seperti ini "Ushollii Sunnatan Ii'idiel Adlcha Rok'ataini dua rakaat tunai/ sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala".

Baca Juga: Masjid Agung At-Tin Tak Gelar Salat Idul Adha, Kegiatan Cuma Sembelih Hewan Kurban

Lalu, kedua melantunkan takbir 7 kali pada rakaat pertama. Sedangkan rakaat kedua cukup mengucapkan 5 kali takbir.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait