alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Hendak Ikut Demo Tolak PPKM Darurat, Puluhan Pelajar di Kota Tegal Diciduk Polisi

Budi Arista Romadhoni Senin, 19 Juli 2021 | 15:15 WIB

Hendak Ikut Demo Tolak PPKM Darurat, Puluhan Pelajar di Kota Tegal Diciduk Polisi
ā€ˇPuluhan pelajar yang ditangkap Polres Tegal Kota karena diduga akan mengikuti aksi menolak PPKM Darurat, Senin (19/7/2021). [Suara.com/F Firdaus]

Puluhan pelajar di Kota Tegal tersebut diduga hendak melakukan aksi demo PPKM Darurat, namun aksinya keburu terbongkar aparat kepolisian

SuaraJawaTengah.id - ‎Polisi menangkap puluhan pelajar di Kota Tegal karena diduga akan mengikuti demo menolak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Sabtu siang (19/7/2021). Beberapa di antara mereka melawan saat akan ditangkap.

Puluhan pelajar tersebut diciduk‎ di sejumlah lokasi oleh personel gabungan Polres Tegal Kota yang melakukan patroli untuk mengantisipasi adanya aksi demonstrasi menolak PPKM Darurat.

Mereka yang ditangkap rata-rata adalah pelajar tingkat SMA. Terdapat juga pelajar SMP dan remaja yang sudah tidak bersekolah. Mereka langsung digelandang ke Mapolres Tegal Kota dan dilakukan pemeriksaan.

Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo mengatakan, para pelajar tersebut ‎ditangkap di sejumlah lokasi di Kota Tegal, di antaranya di sejumlah traffict light.

Baca Juga: PPKM Darurat Bikin Tidak Nyaman, Bupati Klaten Mendadak Minta Maaf ke PKL

"Ada sekitar 50-an anak yang kami identifikasi‎ sebagian besar dari Kabupaten Tegal, sebagian dari Kota Tegal," kata Rita, Sabtu (19/7/2021).

Menurut Rita, para pelajar tersebut tergerak oleh informasi akan adanya aksi ‎demonstrasi mahasiswa menolak PPKM Darurat yang beredar di media sosial dan WhatsApp.

‎"Mereka datang ke Kota Tegal karena mendapat info akan ada gerakan turun ke jalan dari kakak-kakaknya, walaupun kakak-kakanya sudah menyampaikan jika gerakan turun ke jalan tidak jadi dilakukan, tapi diganti dengan audiensi dengan wali kota didampingi Forkompinda," ujarnya.

‎Rita menyebut, sejumlah pelajar yang ditangkap sempat melakukan perlawanan dan tindakan anarkis ketika akan ditangkap.

"Mereka ada yang menyerang secara fisik, mengeroyok petugas, dan menabrakan sepeda motor saat akan diamankan," sebutnya.

Baca Juga: Informasi Lengkap Call Center Covid-19 Semua Kecamatan di Kota Batam

Selain diduga akan mengikuti unjuk rasa, beberapa pelajar yang ditangkap menurut Rita juga terindikasi akan berbuat onar. "Ada yang sudah membawa ban bekas dan beberapa barang bukti lain," ucapnya.

Baca Juga

14:05 WIB
Poco-poco Penanganan Pandemi

Poco-poco Penanganan Pandemi

Langkah penanganan pandemi yang tepat: berlakukan karantina wilayah, tunda proyek-proyek tidak terkait penanganan pandemi, dan subsidi pupuk dan bibit untuk petani.

Selengkapnya

Komentar

Berita Terkait