alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Telat Bayar 3 Hari, Lukman Sardi Berang Listrik Rumahnya Diancam Diiputus

Ronald Seger Prabowo Sabtu, 24 Juli 2021 | 07:32 WIB

Telat Bayar 3 Hari, Lukman Sardi Berang Listrik Rumahnya Diancam Diiputus
Aktor Lukman Sardi usai menjalani vaksinasi Covid-19 tahap dua di Kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (17/5/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Lukman Sardi merasa bingung dengan cara pihak PLN menegurnya.

SuaraJawaTengah.id - Artis senior, Lukman Sardi mendadak membuat heboh usai mengungkapkan kekesalan terhadap PLN.

Hal tersebut setelah listrik di rumahnya diancam diputus usai dirinya telat membayar tagihan bulanan sekama tiga hari.

Curhatan itu dia sampaikan melalui akun Twitter, Jumat (23/7/2021). Dalam cuitannya, sosok berusia 50 tahun itu mengaku rumahnya sering didatangi petugas PLN dalam beberapa bulan terakhir.

"Sebagai konsumen saya nggak pernah nunggak listrik, paling banter telat bayar 2 atau 3 hari, ini kenapa dari bulan kemaren orang-oang @pln_123 selalu dateng ke rumah, dan puncaknya hari ini dengan bawa surat kalau masih seperti itu akan diputus? Atas dasar apa ya?" cuit Lukman Sardi dilansir Matamata.com, Sabtu (24/7/2021).

Baca Juga: Begitu Menyentuh dan Menyemangati, Ini Unggahan 5 Selebriti di Hari Anak Nasional 2021

Lukman Sardi merasa bingung dengan cara pihak PLN menegurnya. Ia merasa tak nyaman diancam pemutusan listrik ketika telat bayar.

"Mohon pencerahan dan penjelasannya @pln_123 kenapa seperti itu ya? Dulu-dulu saya nggak pernah didatengin seperti itu, dan ini dateng-dateng sambil ngancem-ngancem mau diputus, semua bukti bayar selalu saya simpan. Terima kasih buat perhatiannya," tegasnya.

Lukman Sardi curhat soal listrik di rumahnya akan diputus. (Twitter)
Lukman Sardi curhat soal listrik di rumahnya akan diputus. (Twitter)

Selama ini Lukman Sardi selalu membayar tagihan listik tepat waktu. Baru dua bulan belakangan ia telat beberapa hari.

"Nggak semua orang dikasih kemampuan yang sama untuk bisa bayar tanggal 20, ada yang gajian di tanggal 25 or awal bulan, terus begitu telat padahal baru beberapa hari langsung didatengin diancam denda dan putus, kecuali nunggak 30 hari itu masih masuk akal @pln_123," sambungnya.

Cara pihak PLN menegur dengan mengancam dirasa kurang beretika terhadap pelanggan. Terlebih lagi, Lukman Sardi tak pernah bermasalah dalam pembayaran.

Baca Juga: Suzuki dan Daihatsu Gabung dengan Proyek Kendaraan Listrik Toyota

"Kan bisa dilihat dari track record pelanggannya. Jadi nggak langsung aja datengin and bilang mau diputus, kecuali pelanggan memang punya track record yang jelek, atau sering nunggak lama baru deh di datengin dan kasih peringatan @pln_123," cuitnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait