Viral! Sebut Covid-19 Setan, Pendeta dan Jemaat Ramai-ramai Bakar Masker

Dalam video itu nampak seorang pendeta dan puluhan warga Papua mengelilingi kobaran api.

Ronald Seger Prabowo
Selasa, 03 Agustus 2021 | 08:17 WIB
Viral! Sebut Covid-19 Setan, Pendeta dan Jemaat Ramai-ramai Bakar Masker
Beredar rekaman video seorang pendeta dan warga di Papua ramai-ramai bakar masker viral di media sosial. Aksi mereka ini diduga lantaran tak percaya adanya Covid-19. [Instagram @papua_talk]

SuaraJawaTengah.id - Beredar rekaman video seorang pendeta dan warga di Papua ramai-ramai bakar masker viral di media sosial. Aksi mereka ini diduga lantaran tak percaya adanya Covid-19.

Peristiwa itu diketahui dari unggahan video di akun instagram @papua_talk. Dalam video itu nampak seorang pendeta dan puluhan warga Papua mengelilingi kobaran api.

Selain itu, terlihat empat pria yang mencolok memakai jas hitam memegang sejumlah masker dan juga memegang beberapa botol yang berukuran kecil yang diduga vaksin.

Kemudian salah seorang pria berjas hitam yang diduga pendeta itu berujar secara terang-terangan mengaku selama masa pandemi maupun PPKM, mereka tetap menjalani Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di Gereja.

Baca Juga:Fakta Menarik Sumbangan Rp2 Triliun Dari Akidi Tio Yang Ternyata Bohong

"Kami tidak pernah menutup tempat ibadah-ibadah raya. Kemudian hari ini tim KKR melakukan ibadah dari Gereja Yudea Samaria, Galilea, Bukit Sion, Tiberias, sampai dengan Matoa, Anugerah, Ekklesia. Ada 23 gereja kami yang menjalani KKR," ungkap pria tersebut.

Lalu pria ini pun secara tegas mengatakan bahwa dirinya sama sekali tak percaya Covid-19 dan vaksin. Lantaran Covid-19 buatan manusia, bukan karena kuasa Tuhan.

Karena alasan itulah mereka tidak mau kalah oleh kuasa setan yang berwujud Covid-19 dan vaksin. Sehingga mereka tidak mempercayai Covid-19 sedari awal pemberitaan Covid-19 melanda Indonesia.

"Atas nama Kwamki Narama, kami tidak percaya vaksin, vaksin dengan Corona," tambahnya.

Setelah mengutarakan pendapatnya soal Covid-19, mereka pun akhirnya melakukan upacara simbolik dengan membuang sejumlah masker dan beberapa botol vaksin ke kobaran api yang telah menyala.

Baca Juga:Duh! 20 Persen Rakyat Indonesia Tak Mau Divaksin

Diketahui dalam keterangan tertulis akun ini menyebutkan kejadian pembakaran masker dan vaksin tersebut terjadi di Jemaat Gereja GKII Samaria, Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua, Minggu (01/08/2021).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini