Hari Anak Nasional, SD di Temanggung Perangi Kecanduan Gadget Lewat Permainan Tradisional

Peringati Hari Anak Nasional, SDN 1 Traji Temanggung ajak siswa tinggalkan gawai dan lestarikan permainan tradisional demi perkuat interaksi sosial.

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:18 WIB
Hari Anak Nasional, SD di Temanggung Perangi Kecanduan Gadget Lewat Permainan Tradisional
Para siswa di SD Negeri Traji 1, Kecamatan Parakan diajak melestarikan permaianan tradisional dalam memperingati Hari Anak Nasional di Temanggung, Sabtu (25/07/2026). [ANTARA/Heru Suyitno]
Baca 10 detik
  • SD Negeri 1 Traji di Temanggung memperingati Hari Anak Nasional pada 25 Juli 2026 dengan mengajak siswa bermain tradisional.
  • Kegiatan ini bertujuan mengurangi ketergantungan siswa pada gawai serta menghidupkan kembali interaksi sosial yang mulai jarang terlihat.
  • Kepala sekolah dan siswa menyatakan acara tersebut berhasil membangun kebersamaan, kerja sama, dan melestarikan budaya bangsa.

SuaraJawaTengah.id - Di tengah meningkatnya ketergantungan anak terhadap gawai, SD Negeri 1 Traji, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, memilih cara berbeda memperingati Hari Anak Nasional. Seluruh siswa diajak meninggalkan layar ponsel dan kembali memainkan permainan tradisional sebagai upaya menghidupkan interaksi sosial sekaligus melestarikan budaya.

Berbagai permainan warisan leluhur seperti lompat tali, dakon, benthik, lempar sandal, macanan, hingga egrang dimainkan bersama oleh para siswa. Suasana sekolah pun dipenuhi gelak tawa dan semangat kebersamaan yang mulai jarang terlihat di era digital.

Kepala SD Negeri 1 Traji, Umi Kholifah, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dirancang untuk mengembalikan hak anak-anak menikmati masa kecil tanpa bergantung pada gawai.

"Permainan tradisional bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi media efektif membangun karakter sekaligus mengenalkan kembali budaya yang mulai terlupakan," ucapnya dikutip dari ANTARA Sabtu (25/7/2026).

Baca Juga:Kedok Umrah Ramadan Berujung Petaka, Biro Travel di Temanggung Gasak Uang Jemaah hingga Rp3 Miliar

Selain mengurangi ketergantungan terhadap gadget, kegiatan ini juga melatih anak untuk berinteraksi secara langsung, bekerja sama, bergotong royong, serta menjunjung tinggi sportivitas saat bermain bersama teman-temannya.

Ia berharap para siswa tidak hanya mengenal permainan tradisional sebagai warisan budaya bangsa, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

Momentum Hari Anak Nasional tersebut dimanfaatkan sekolah untuk mengingatkan bahwa masa kecil seharusnya diisi dengan aktivitas yang mampu mengembangkan kreativitas, kemampuan sosial, dan kebersamaan, bukan hanya dihabiskan di depan layar gawai.

Salah seorang siswa, Nayla Setyo Arjuna, mengaku senang bisa memainkan berbagai permainan tradisional yang selama ini jarang dilakukan.

"Permainannya tidak hanya seru, tetapi juga membuat hubungan dengan teman-teman menjadi lebih akrab karena semua bermain bersama tanpa menggunakan HP," ujarnya.

Baca Juga:Pecah Turis Borobudur, Pemprov Jateng Bentuk Sabuk Wisata 'Keburejo-Gelangmanggung'

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak