SuaraJawaTengah.id - Baliho Puan Maharani mejeng di sejumlah daerah di Jawa Tengah. Hal itu tentu saja menjadi sorotan publik.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku tidak mendapat arahan dari PDI Perjuangan untuk memasang baliho bergambar Puan Maharani
Politisi PDIP itu mengatakan belum mendapat arahan dari partai untuk kepala daerah memasang baliho. Ganjar pun tidak mengetahui soal baliho-baliho Puan Maharani.
“Belum dapat tuh saya (arahan partai untuk memasang baliho),” kata Ganjar di, Semarang, Senin (2/8/2021).
Baca Juga:Puan Maharani Kritik Pemerintahan Jokowi: Pertanyakan Data Anak Yatim Piatu Dampak Covid
Senada dengan Ketua DPC PDI Perjuangan, FX Hadi Rudyatmo mengatakan jika DPC tidak ada memasang karena tidak ada instruksi dari partai.
![Ketua DPR RI Puan Maharani dan Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPR Bambang Wuryanto saat tiba di Pendapi Gede Balaikota Solo, Sabtu (12/6/2021). [Suara.com/Ari Welianto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/06/12/20903-puan-maharani-ke-solo.jpg)
Rudy menyebut pemasangan Itu mungkin tim langsung dari Puan Maharani.
"DPC saya tidak pasang. Mestinya tim dari beliau, karena saya tidak pasang," ujarnya.
Diakuinya, tidak ada pernah komunikasi terkait pemasangan dengan baliho itu. Tahu-tahu sudah ada yang memasang.
"Saya tidak dapat instruksi itu. Saya tahu-tahu sudah ada yang pasang kok," imbuh mantan Wali Kota Solo ini.
Baca Juga:Ketum PDIP Megawati Tegur Ganjar Pranowo: Gimana Tuh Semarang?
Baliho dan spanduk Ketua DPR RI Puan Maharani dengan tagline "Kepak Sayap Kebhinekaan" banyak terpasang di wilayah Kota Solo.
- 1
- 2