Empat Derah di Jateng Tak Kebagian Vaksin, Ganjar Keluhkan Aturan yang Rumit di Kemenkes

Ganjar menyebut terdapat aturan yang rumit di pemerintah pusat atau kemenkes, yang mementingkan vaksinasi untuk kelompok tertentu

Budi Arista Romadhoni
Senin, 30 Agustus 2021 | 16:29 WIB
Empat Derah di Jateng Tak Kebagian Vaksin, Ganjar Keluhkan Aturan yang Rumit di Kemenkes
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melihat vaksinasi terhadap anak di GOR Patriot Kodam IV/Diponegoro, Jumat (23/7/2021). [Dok Pemprov Jateng]

“Untuk yang tahap kesatu, hari ini ada empat kabupaten kota yang tidak dapat bagian. Ini saya juga nggak tahu kenapa. Padahal justru (daerah) itu yang lebih banyak membutuhkan kok malah tidak mendapatkan, sama sekali, nol. Tetapi yang kedua dapat semuanya, alokasinya dari dinkes ada juga yang TNI Polri. Tapi kabupaten kotanya sudah dirinci,” kata Yulianto.

Gubernur Jawa Tengah saat memimpin rapat di kantornya Senin (30/8/2021). [Dok Pemprov Jateng]
Gubernur Jawa Tengah saat memimpin rapat di kantornya Senin (30/8/2021). [Dok Pemprov Jateng]

Antusias Tinggi

Usai rapat, Ganjar mengatakan perihal vaksinasi ini antusiasme di daerah sangat tinggi. Terbukti ketika Bupati Banyumas, Sragen, Karanganyar, Brebes, dan Kota Tegal bergantian meminta tambahan stok vaksin.

“Jadi mereka itu semangatnya wah top betul, bisa ngebut, bisa menyampaikan dengan bagus kepada masyarakat sehingga masyarakat antusias. Tapi vaksinnya masih kurang,” kata Ganjar.

Baca Juga:Persiapan PTM, Pelajar SMP di Bandar Lampung akan Divaksin Covid-19 Pekan Ini

Ganjar mengaku terus berkomunikasi dengan kementerian kesehatan untuk menambah alokasi vaksin. Menurut Ganjar, tambahan yang sudah berjalan saat ini belum signifikan.

“Kalau kami bisa diijinkan oleh kementerian kesehatan, kasih dong kami lipatgandakan (stok vaksin) sampai 300 persen agar kami bisa ngejar karena mereka semangat,” ujarnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini